ADdiction

Lewat Iklan Terbaru, Indosat Gelorakan Semangat Untuk Berjuang di Tengah Pandemi

Addiction.id-Jakarta. Iklan Indosat Ooredoo terbaru menghadirkan perspektif lain yang kerap dilupa orang. Video iklan yang berdurasi 90 detik ini memberi tahu kepada pemirsa bagaimana sejumlah orang berjuang untuk bertahan hidup di masa pandemi Covid-19 ini.

Para talent di video ini diceritakan harus “banting stir” dari profesinya demi menambah pemasukan untuk menopang hidupnya.  

Selain itu, sejumlah penyanyi kenamaan Tanah Air pun turut mewarnai video ini.

Jika pemirsa sadari, bukankah iklan ini terasa begitu kontekstual dengan situasi pandemi saat ini?

Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredo, Fahroni Arifin, menjelaskan bahwa konsep iklan tersebut memang dilatarbelakangi kondisi saat ini, di mana 3,06 juta pekerja terpaksa dirumahkan atau mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), mengacu pada data Kementerian Ketenagakerjaan per 27 Mei 2020.

“Mayoritas dari mereka lalu berganti profesi dan berjuang dengan cara masing-masing, agar tetap bertahan di masa pandemi,” ujarnya, saat dihubungi Addiction, Jumat (07/08).

Melihat kondisi yang demikian, Indosat lantas memberi dukungan kepada masyarakat. “Itu sebabnya, kami menyediakan support berupa produk yang biayanya lebih terjangkau,” terangnya.

Selain itu, melalui iklan ini, Indosat mengingatkan bahwa kita adalah bangsa yang kuat dan tangguh.

“Di masa pandemi yang sulit ini, anak-anak muda tetap berjuang agar tetap merdeka. Dan kami ingin mereka tetap melanjutkan perjuangan dan jangan menyerah,” lanjutnya.

Kekuatan mereka, kata dia, menginspirasi pihaknya untuk membuat produk dan layanan yang bisa digunakan untuk mendukung usaha dan perjuangan mereka. “Kali ini dengan Freedom Internet yang sangat terjangkau dan tanpa syarat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fahroni mengatakan bahwa pesan iklan tersebut pun relevan dengan momen Kemerdekaan Indonesia pada Agustus ini.

“Di tahun-tahun sebelumnya, kita bisa hidup normal merayakan kemerdekaan, namun tahun ini sebagian besar dari kita harus berjuang agar tetap merdeka secara ekonomi maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Proses Pembuatan Iklan

Demi menyampaikan seluruh pesan itu, pihak Indosat bekerja sama dengan sejumlah musisi yang biasa menjadi talentnya, seperti Barasuara, Ardhito Pramono, dan Nadin Amizah. Para musisi itu pun membuat lagu “Bangkit dan Berlari” khusus untuk kampanye ini.

Tak hanya itu, The Resonanz Children’s Choir pun turut tampil sebagai talent.

“Selain memiliki semangat yang sama, pemilihan ketiga musisi tersebut sebagai talent karena mereka juga merasakan perjuangan yang sama, di mana mereka kehilangan berbagai kesempatan namun tetap bergerak di tengah keterbatasan,” jelas Fahroni.

Sementara itu, talent-talent  lain yang diceritakan di iklan ini ialah orang-orang yang menjalani perjuangan sesungguhnya.

“Mereka bukan talent iklan, namun anak muda yang mendadak kehilangan pekerjaan dan harus beralih usaha agar tetap bertahan di masa pandemi,” lanjut Fahroni.

Ia menuturkan, sebelumnya, pihaknya dan tim dari agensi kreatif, Mata Angin, mencari sosok di media sosial. Mula-mula mereka bertanya kepada audiens, “Usaha apa yang kamu lakukan di masa pandemi ini agar tetap merdeka?”

“Dari situ kami mendapatkan ribuan cerita dari berbagai pelosok Indonesia. Salah satu yang kami angkat adalah Yogi Da Silva, pemain basket pro yang sekarang beralih berjualan kopi literan. Kemudian Dessyana, tour guide yang sekarang beralih membuat kue dan memasarkannya di media sosial,” paparnya.

Perihal proses pembuatan iklan, Fahroni mengakui memang masih sangat terbatas dan mesti dilakukan dengan protokol yang sangat ketat.

“Salah satunya, syuting langsung hanya untuk talent dewasa. Sementara syuting talent anak-anak dilakukan di rumah masing-masing,” imbuh Fahroni.

“Cukup challenging, tapi ini jauh lebih mudah dibandingkan proses syuting untuk campaign sebelumnya, yang 100% dilakukan secara remote,” sambungnya.

Kendati pembuatan iklan cukup challenging–baik dari sisi anggaran hingga lapangan saat menggarap iklan, Fahroni mengatakan, performance perusahaan di semester I 2020 ini tercatat angka yang sangat positif.

Ia melanjutkan, fokus Indosat saat ini ialah bagaimana pihaknya berkontribusi nyata kepada para pengguna dan bangsa Indonesia. 

“Kami tidak terlalu mempertimbangkan keuntungan langsung yang dihasilkan oleh iklan ini. Yang lebih penting adalah bagaimana Indosat Ooredoo tetap berada di tengah konsumennya dan bersama-sama menghadapi pandemi ini,” ucap Fahroni.

“Alhamdulillah, respons masyarakat terhadap campaign ini sangat positif. Di hari pertama rilis kami mencatat 1,5 juta views di YouTube dan sekitar 5000 conversation positif di Twitter,” tandasnya.

Sejauh ini, iklan tersebut bisa dilihat di semua kanal digital IM3 Ooredoo. Rencananya, iklan akan dipasang di semua kanal luring agar pesan iklan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas.

(LH)

About author

Related Articles