ADdiction

Google Diam-diam Pantau Data Pengguna dari Lokasi Hingga Iklan yang Ditonton

Addiction.id-Jakarta. Saat ini Google telah merajai nyaris seluruh browser pengguna di dunia. Bisa dibilang, aplikasi dan layanan yang disuguhkan perusahaan raksasa teknologi ini tak bisa dilepaskan dari keseharian pengguna.

Kehadiran aplikasi dan layanan tersebut membentuk jaringan raksasa yang saling terkait, mengumpulkan hingga mengandalkan banyak informasi pribadi penggunanya.

Bahkan, Google dilaporkan bisa melacak informasi seperti riwayat penelusuran, lokasi, iklan yang disaksikan, video yang ditonton dan lainnya, dikutip dari Sindo, Senin (30/11). Semua informasi ini tentunya didapat dari gawai pengguna.

Apabila hal itu dirasa melewati batas privasi atau mengganggu, pengguna bisa menghilangkan sebagian besar kemampuan Google itu. Sebagai konsekuensinya, penggunan berpotensi kehilangan manfaat fitur personalisasi Google.

Pada ponsel Android, pengguna bisa menonaktifkan Riwayat Lokasi dan pelacakan lokasi untuk seluruh perangkat atau aplikasi individu.

Sementara di komputer, pengguna bisa menonaktifkan Google dari menggunakan setelan Akun Google di peramban web.

Untuk diketahui, pada umumnya pengguna menggunakan pengaturan Akun Google yang sama. Artinya, pada umumnya pula Google melacak pengguna berdasarkan akunnya dan perangkat.

Artinya, dengan menonaktifkan pelacakan Google dari setelan Aktivitas Web & Aplikasi atau Riwayat Lokasi turut menonaktifkan kemampuan pelacakan di setiap perangkat pengguna Akun Google.

Khusus pada pengaturan Riwayat Lokasi, pengguna bisa memilih opsi Perangkat di akunnya untuk melihat ponsel dan tablet yang sedang dilacak. Selain itu, pengguna bisa memilih untuk tak mencentang perangkatnya untuk menghentikan pelacakan Google. Memang hal ini masih memungkinkan Google melacak sejumlah aktivitas pengguna, namun terbatas.

Lalu pengguna juga bisa menolak izin aplikasi Google yang memintak akses layanan lokasi ponsel. Tujuannya tentu saja untuk mencegah Google melacak lokasi–bahkan ketika mengaktifkan fitur Layanan Lokasi untuk perangkat lain.

Tak hanya melacak aktivitas web dan lokasi, Google pun melacak data lain, seperti riwayat penayangan YouTube dan informasi detail tentang iklan yang disaksikan secara online. Untuk mengetahui lebih lanjut, pengguna bisa melihat informasi lebih rinci soal keduanya di halaman Data & personalisasi, di setelan akun Google.

Pun bisa juga dipastikan dengan mengecek Bagian Personalisasi iklan di halaman Data & Personalisasi, di mana menunjukkan banyak informasi yang juga diketahui Google tentang pengguna. Pengguna pun bisa mengetahui bagaimana informasi tersebut memengaruhi iklan yang ditayangkan.

Lebih lanjut, pengguna bisa menonaktifkan personalisasi iklan sepenuhnya, dengan menggeser tombol pengaturannya ke kiri. Perlu dicatat, cara ini hanya memengaruhi konten iklan yang ditampilkan, namun tak mengurangi jumlah iklan yang ditayangkan dan juga tak mencegah Google untuk menghimpun informasi pengguna.

(LH)

About author

Related Articles