Instagram Hadirkan Pembatasan Konten Paling Ketat

Addiction.id-Jakarta Instagram bakal makin ketat dalam menyajikan konten untuk remaja. Platform ini baru saja meluncurkan fitur default untuk pengguna baru yang berusia di bawah 16 tahun. Ini bahkan disebut sebagai pengaturan paling ketat di Sensitive Content Control. Sementara itu, remaja yang sudah ada di Instagram akan mendapat notifikasi yang memungkinkan mereka memfilter dengan lebih ketat di Search, Explore, Hashtag Pages, Reels, Feed Recommendations, and Suggested Accounts—ketimbang hanya mengandalkan algoritme.

Pengaturan “Standard” di Instagram masih memungkinkan pengguna melihat sejumlah konten yang dianggap sensitif. Sementara opsi “Less” akan membatasi lebih ketat lagi, dan opsi “More” memungkinkan pengguna untuk melihat konten atau akun yang lebih sensitif daripada pengaturan default. Adapun pengguna berusia di atas 18 tahun biasanya memiliki akses ke “Standard”, “Less”, dan “More”, remaja saat ini hanya memiliki akses ke “Standard” dan “Less”.

Pada Juni lalu, Instagram pertama kali memperkenalkan opsi “Less”. Seminggu kemudian, itu mulai meluncurkan fitur tersebut di Amerika Serikat (AS) dan negara lain untuk menyajikan konten lain kepada pengguna remaja jika mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk topik tertentu—namun, tetap tak menampilkan konten yang membandingkan fisik tubuh.

Instagram juga menguji fitur yang memungkinkan para remaja untuk membatasi siapa yang bisa berinteraksi dengan konten mereka. Pengguna bakal disarankan untuk meninjau pengaturan privasi dan keamanan terkait siapa yang bisa membagikan ulang konten mereka, siapa yang bisa mengirim pesan kepada mereka, jenis konten yang bisa mereka lihat, dan manajemen waktu.

Fitur “ Sensitive Content Control” diluncurkan di Instagram pada Juli 2021. Filter diharapkan bisa mencegah pengguna melihat konten yang berpotensi berbahaya dan “tidak pantas” yang disarankan kepada mereka di halaman Explore. Hal ini berdampak besar pada algoritme.

Fitur itu mendapat reaksi keras dari banyak orang di dunia seni, pekerja seks, seniman tato, dan industri ganja karena mereka bisa dikecualikan dari feed jika akun atau konten mereka ditandai. Di Help Center, Instagram menjelaskan apa yang dianggap sebagai konten sensitif. Ini mencakup postingan dengan visual kekerasan atau seksual eksplisit atau sugestif, mempromosikan produk dan zat yang diatur, dan lain sebagainya.

Instagram belakangan ini kerap memperkenalkan fitur lain di Instagram yang menyediakan pengalaman yang aman. Pada Maret, kontrol orang tua tiba di platform yang memungkinkan orang tua dan wali untuk memantau apa yang dilakukan anak mereka di Instagram, termasuk berapa banyak waktu yang mereka habiskan di aplikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :