Masalah Keamanan Dibocorkan Whistleblower, Twitter Kalang Kabut

Addiction.id-Jakarta Twitter sedang menghadapi berbagai cobaan. Twitter masih harus menghadapi pertarungan hukum mengenai jadi atau tidaknya Elon Musk mengakuisisi perusahaan. Lalu di awal pekan ini, whistleblower mengungkapkan bahwa keamanan Twitter mungkin di bawah standar.

Merespons berbagai hal itu, kini Twitter membuat sejumlah perubahan di internal. Reuters melaporkan bahwa Twitter menggabungkan tim “pengalaman kesehatan” dan “layanan” menjadi satu sektor yang disebut ” layanan kesehatan dan produk”.

Sebelumnya, tim pengalaman kesehatan bekerja untuk mengurangi kesalahan informasi dan konten berbahaya di seluruh platform. Sementara itu, tim layanan bertanggung jawab untuk meninjau laporan pengguna tentang pelanggaran situs, bug, dan akun spam. Namun demikian, Twitter menekankan bahwa sebagian besar pekerjaan moderasi spam dilakukan di sektor internal yang berbeda.

Perubahan itu terjadi di tengah drama akuisisi perusahaan. Musk yang berencana mengakuisisi perusahaan mengatakan bahwa jumlah akun bot atau spam yang dilaporkan oleh Twitter tidak akurat. Maka dari itu, Musk meminta jumlah sesungguhnya dan jika permintaan ini tidak digubris, ia akan membatalkan rencana akuisisi.

Selain drama dengan Musk, Twitter juga disebut memiliki sistem keamanan yang lemah serta abai pada masalah spam dan botnya.  Melalui sesi wawancara dengan CNN dan Washington Post, Mantan eksekutif Twitter Peiter “Mudge” Zatko mengatakan bahwa perusahaan telah mengizinkan agen pemerintah untuk menyusup ke platform, setengah dari semua karyawan memiliki akses ke data pengguna yang sensitif, dan Twitter tak memiliki memiliki angka yang akurat pada bot.

Adapun tim hukum Musk telah memanggil Zatko untuk bersaksi tentang masalah spam dan bot, dalam pertempuran pengadilan antara Musk dan Twitter.

Sementara itu, Twitter enggan berkomentar terkait apakah reorganisasi internal ini berkaitan dengan klaim Zatko.

“Reorganisasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan kami untuk memprioritaskan, dan memfokuskan tim kami dalam mengejar tujuan kami. Menghentikan aktor jahat, menciptakan lebih banyak transparansi tentang bagaimana kami mendukung platform yang sehat, sembari membantu mempromosikan dan mendorong beragam pemikiran dan percakapan terus menjadi dasar dari semua yang kami lakukan dan bagaimana kami mengatur tim kami,” tutur juru bicara Twitter, dilansir dari Gizmodo (25/8).

“Kami berterima kasih atas kepemimpinan dan keahlian yang berkelanjutan Ella Irwin, VP Product, yang telah dibawa ke pekerjaan ini selama beberapa bulan terakhir untuk menginformasikan struktur baru ini dan untuk memastikan tim kami siap untuk sukses,” lanjut dia.

Berdasarkan laporan Reuters, Irwin, yang akan memimpin tim, mengirim email kepada staf bahwa “kita perlu fokus pada masalah tertentu, bekerja sama sebagai satu tim dan tak lagi beroperasi dalam silo.” Dia menambahkan bahwa grup baru ini akan “sangat memprioritaskan” pekerjaan dan tujuannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :