Kemenag Akselerasi Sertifikasi Produk Halal

Addiction.id-Jakarta Kementerian Agama (Kemenag) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) akan membuka rekrutmen Pendampingan Proses Produk Halal (Pendampingan PPH) untuk 6.179 orang. Perekrutan ini dilakukan pada 15—31 Agustus 2022 melalui laman ptsp.halal.go.id.

Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham menuturkan bahwa rekrutmen ini dilakukan guna mengakselerasi pencapaian target 10 juta produk bersertifikat halal per 2022.

“Para Pendamping PPH ini nantinya bertugas untuk membantu proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha (self declare),” lanjut Aqil, dikutip pada Jumat (12/8).

Adapun Pendamping PPH ini dilakukan di 229 kecamatan di 13 provinsi Indonesia, yaitu Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Perihal pihak Pendamping PPH, Aqil mengatakan, “Biasanya, rekrutmen Pendamping PPH dilakukan oleh Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH). Tapi untuk kali ini, kita laksanakan secara terpusat melalui laman ptsp.halal.go.id.”

Lebih lanjut, untuk mengikuti Pelatihan Pendamping PPH, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Ini termasuk warga negara Indonesia, beragama Islam, memiliki wawasan luas dan memahami syariat mengenai kehalalan produk, dan berpendidikan minimal lulusan MA/SMA atau sederajat

“Para pelamar nantinya akan mengikuti pelatihan Pendamping PPH di Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) yang mereka pilih. Selanjutnya, bila lulus dan mendapatkan sertifikat, berhak menjadi Pendamping PPH,” lanjut Aqil.

Untuk diketahui, calon pelamar bisa mempelajari kriteria produk kategori self declare yang terdapat pada Keputusan Kepala BPJPH nomor 33 tahun 2022 pada tautan bit.ly/kepkaban33. Informasi lebih lanjut juga bisa dipantau di akun Instagram BPJPH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :