Harga Saham Turun, Belanja Iklan Digital Media Sosial Diproyeksikan Turun

Addiction.id Belanja iklan digital perusahaan media sosial diproyeksikan menurun seiring anjloknya harga saham perusahaan sejak Jumat, 22 Juli 2022.

Reuters melaporkan bahwa saham Pinterest Inc jatuh 7,5%, saham pemilik Facebook Meta Platforms Inc turun 4,6%, dan saham pemilik Google Alphabet Inc juga turun 2,1% per Jumat (22/7). Semua perusahaan ini secara kolektif akan kehilangan sekitar $36 miliar nilai pasar.

Sementara itu, pada kasus Twitter, perusahaan mengatakan penurunan pendapatan kuartalan terjadi karena pihaknya harus menyelesaikan persoalan dengan Elon Musk—yang ingin membatalkan rencana akuisisi Twitter senilai US$44 miliar.

Para pengiklan memangkas pengeluaran di tengah kenaikan suku bunga dan lonjakan inflasi. Apalagi mereka harus tetap bekerja meski tenaga kerja dikurangi dan harus mengalami gangguan rantai pasokan, Snap Inc mengatakan pada hari Kamis.

“Jika Anda ingin bukti bahwa perusahaan gelisah tentang prospek ekonomi, lihat saja bagaimana platform media dan agen pemasaran meratapi pasar periklanan yang lebih keras,” ujar direktur investasi AJ Bell Russ Mould.

Dilaporkan bahwa para investor tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi pertumbuhan pendapatan global terlambat dalam sejarah sektor media sosial. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan privasi Apple Inc yang memungkinkan penggunanya membatasi penargetan iklan, yang pada gilirannya bisa menurunkan pendapatan dari iklan.

Selain itu, dilaporkan juga bahwa saham Snap Inc turun 34,6% dan paling banyak dijual di bursa Amerika Serikat (AS). Snap sendiri sedang mencari sumber pendapatan baru untuk tumbuh. Hal ini memunculkan kekhawatiran tentang memburuknya belanja iklan, menurut RBC Capital Markets.

Leave a Reply

Your email address will not be published.




Enter Captcha Here :