Meta Kembali Kembangkan Uang Virtual

Addiction.id-Jakarta Meski proyek kriptonya sempat gagal, Meta tak akan menyerah pada pengembangan mata uang digital. Financial Times mengatakan bahwa Meta sedang menjelajahi mata uang digital—yang dijuluki “Zuck Bucks” di internal—yang ditujukan untuk metaverse.

Mata uang digital itu mungkin tak akan menjadi mata uang kripto. Namun, menurut pihak internal perusahaan, mata uang digital itu akan dikelola secara terpusat, seperti token dalam aplikasi di platform game Roblox. Dengan demikian, hal ini menandai kembalinya Facebook Credits yang sempat diperkenalkan pada 2009 lalu—yang kini sudah tidak berfungsi.

Selain itu, perusahaan juga dikabarkan sedang mempertimbangkan akan memberi hadiah kepada kontributor media sosial. Hadiah ini berupa “creator coins” untuk influencer Instagram dan ” reputation tokens” untuk peserta grup di Facebook. Perusahaan mungkin ingin membantu komunitas mengembangkan diri mereka sendiri, menurut bocoran. Pengguna mungkin juga akan melihat layanan keuangan konvensional, seperti pinjaman usaha kecil. Adapun hal tersebut dan “Zuck Bucks” dilaporkan sedang dalam tahap awal pengembangan, dan belum bisa dipastikan apakah gagal atau bakal diubah.

Berangkat dari hal itu, rencana Meta untu merambah ke NFT tampaknya bergerak maju. Sebagai contoh, kata Financial Times, iklan dan pembayaran berbasis NFT rencananya akan debut pada pertengahan Mei.

Sementara itu, Meta menolah berkomentar. Jika laporan Financial Times benar, maka memang Meta lebih memilih untuk mengubah strategi pengembangan keuangan virtualnya ketimbang menyerah. Adapun fokus pada mata uang yang dikelola sendiri dan NFT bisa membantu Meta mendapat untung dari metaverse dan media sosialnya, kendati mendapat pengawasan dari regulator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :