Industri Syariah di Indonesia Makin Potensial

Addiction.id-Jakarta Pesatnya pertumbuhan industri syariah di Indonesia tak terlepas dari mayoritas penduduknya yang beragama Islam. Kendati demikian, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) masih terus berupaya mendongkrak pertumbuhan industri ini.

BPKH akan kembali menyelenggarakan Global Islamic Investment Forum 2022 (GIIF 2022). Acara ini sudah dimulai pada Jumat, 25 Maret ini. Acara ini  mempertemukan semua stakeholder di industri syariah Indonesia, dari perwakilan instansi pemerintah, organisasi internasional, perusahaan swasta, hingga lembaga investasi syariah.

Pada forum tersebut dibahas berbagai topik, mulai dari investasi haji, tata kelola perusahaan syariah, pembiayaan sosial Islam, serta sistem keuangan dan fintech Islam

Adapun pembiayaan ibadah haji jadi pembahasan utama forum ini, mengingat kegiatan ini berpotensi besar bagi ekonomi karena selalu diikuti oleh jutaan orang setiap tahunnya.

Diketahui, ibadah haji  menghasilkan devisa tidak kurang dari US$ 12 miliar setiap tahun untuk Kerajaan Arab Saudi. Selain itu, banyak industri yang telah merasakan manfaat dari multiplier economic effect dari kegiatan haji, seperti industri ritel, real estate, maskapai penerbangan, jasa perjalanan, dan perhotelan.

Selama dua tahun terakhir sejak 2020 sebagai dampak pandemi COVID-19, ibadah haji di Arab Saudi dibatasi. Hal ini berdampak atas peningkatan jumlah jemaah haji tunggu serta dana yang terakumulasi, sehingga meningkatkan nilai manfaat yang dibayarkan ke rekening virtual jemaah haji Indonesia.

Sementara itu, di 2022 ini, pandemi COVID-19 mengalami penurunan kasus. Arab Saudi sendiri telah mengizinkan umrah dan melonggarkan pembatasan kedatangan internasional untuk orang asing. Hal ini membuat berbagai sektor terkait ibadah haji optimistis, pun membuka peluang investasi yang potensial untuk diupayakan oleh BPKH dan lembaga investasi lainnya.

Di lain sisi, dalam 10 tahun terakhir, aset-aset industri keuangan syariah meningkat lebih dari 300% menjadi hampir US$ 200 miliar. Bahkan dalam kondisi pandemi, total aset terus meningkat dari 13,7% di 2020 menjadi 17,1% pada 2021. Selain itu, meski terjadi perubahan akibat kondisi pandemi, perang, dan kondisi geopolitik dunia, pangsa pasar keuangan syariah justru tetap tumbuh dan akan mencapai US$ 3,69 trilliun pada 2024.

Adapun Indonesia sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia dan jemaah haji terbesar di dunia, menjadi market produk  halal yang potensial dan menjadi penggerak industri ibadah haji terbesar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :