GoTo Bakal Jadi Perusahaan Publik

Addiction.id-Jakarta PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mulai menawarkan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO) pada Selasa (15/3) ini, di acara Duediligence Meeting GoTo. Komisaris Utama perusahaan, Garibaldi Thohir, mengatakan bahwa GoTo semakin dekat untuk menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Garibaldi mengungkapkan bahwa kini GoTo telah mendapat pernyataan praefektif dan mendapat izin publikasi. Berangkat dari hal ini, ia mengapresiasi usaha tim dari GoTo dan berterima kasih atas dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI sehingga GoTo bisa mencapai tahapan tersebut.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota dan pengurus dari dari pihak OJK dan BEI atas dukungannya yang luar biasa sehingga GoTo bisa mendapat pernyataan praefektif dan menyelenggarakan public expose hari ini,” tuturnya.

Garibaldi mengatakan langkah untuk pencatatan di BEI itu menjadi bukti bahwa GoTo ingin tumbuh dan terus mendorong kemajuan Indonesia. Adapun sejauh ini, lanjutnya, GoTo telah berkontribusi bagi perekonomian bangsa, di mana perusahaan telah memberi manfaat bagi pelanggan, mitra driver, hingga merchant. Ia juga mengatakan bahwa GoTo telah memudahkan kehidupan banyak orang dengan membantu mereka meningkatkan taraf hidupnya.

“Sedemikian besar dampak GoTo hingga berkontribusi hampir 2% kepada perekonomian Indonesia. Hal ini bisa dicapai berkat kerja Gojek dan Tokopedia sejak 11-12 tahun lalu,” sambung dia.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan itu tak terlepas dari semangat GoTong royong bangsa Indonesia. Adapun GoTong royong ini tercermin pada GoTo, yang merupakan buah dari proses panjang kerja sama antara Gojek dan Tokopedia, yang akhirnya IPO.  

“Rencana IPO ini bisa terwujud berkat eratnya sinergi antara para pendiri dan tim manajemen yang memiliki visi yang sama, dan diiringi  dengan optimis terhadap prospek pertumbuhan dan kekuatan pasar modal, dan kondisi makro ekonomi di Indonesia yang positif,” tutur Garibaldi.  “Kerja sama ini insyaallah bisa langgeng sampai 100—200 tahun yang akan datang.”

Lebih lanjut, Garibaldi berharap IPO GoTo menjadi momen yang membanggakan bagi Indonesia. Pun menggandakan pencapaian baru bagi pencatatan saham sektor teknologi dalam negeri serta mencerminkan optimisme terhadap pemulihan dan kekuatan ekonomi Indonesia.

“Terakhir, besar harapan kami, IPO GoTo bisa mendorong kemajuan ekonomi digital Indonesia, berkontribusi positif pada industri pasar modal Indonesia, serta mendukung daya saing Indonesia di ekonomi regional, bahkan global,” sambungnya.

Untuk diketahui, jadwal sementara IPO GoTo ditetapkan untuk melaksanakan penawaran awal pada 15-21 Maret 2022.  Dalam prospektus IPO, GoTo akan melepas 52 miliar lembar saham senilai Rp1 pada gelaran IPO ini. Jumlah ini setara dengan 4,35% saham yang disetor dan ditempatkan penuh. Adapun harga saham IPO GoTo ditetapkan sebesar Rp 316-Rp 346. Dengan demikian, perusahaan bisa mendapat suntikan modal Rp17,99 triliun dan sekurang-kurangnya Rp16,43 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :