McDonald’s Merambah ke Metaverse

Addiction.id-Jakarta Belakangan ini metaverse selalu jadi perbincangan dunia. Bahkan sudah ada berbagai pihak—dari bisnis hingga pemerintah—yang mengadopsi teknologi ini. Tak mau ketinggalan euforia ini, McDonald’s juga akan merambah ke metaverse dan membuka gerainya di sana.

McDonald’s telah mengajukan 10 aplikasi ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (AS) di awal Februari ini, untuk merek McDonald’s dan McCafe.

Melalui aplikasi itu, kata perusahaan, pengguna bisa membeli makanan dan minuman secara virtual. Selanjutnya, perusahaan akan mengirim menu yang dipesan secara online.

“Anda nongkrong di metaverse dan lapar. Anda tidak perlu meletakkan headset Anda. Anda masuk ke McDonald’s dan memesan. Itu tiba di depan pintu Anda beberapa saat kemudian,” jelas pengacara merek dagang, Josh Gerben, dikutip Senin (14/2).

Pendaftaran McDonald’s kepada Kantor Paten dan Merek Dagang AS diprediksi membutuhkan waktu delapan bulan. “Saya kira, Anda akan melihat sejumlah merek yang akan memberi pengajuan ini dalam 12 bulan ke depan,” kata Gerben, kepada Forbes.

Sekadar informasi, sebelum McDonald’s, Samsung telah merambah ke metaverse untuk meluncurkan ponsel terbarunya seri Galaxy S22 di platform metaverse Decentraland.

Berangkat dari fenomena itu, Associate Professor SEB Telkom University Andry Alamsyah mengatakan bahwa di samping tujuan promosi, perusahaan dan merek ingin menawarkan pengalaman yang lebih pada konsumen. Ia menambahkan bahwa perusahaan juga bisa mengadopsi metaverse untuk keperluan operasional kantor, seperti rapat, khususnya di masa pandemi COVID-19 ini.

“Kita tak mendukung lagi ketemu langsung, kita pakai online biasanya pakai Zoom. Tapi, kan, Zoom itu limited experiencenya, rasanya juga yang ditawarkan hanya dua dimensi. Jadi itu bedanya metaverse dan enggak metaverse, yaitu dua dimensi dan tiga dimensi,” ujar Andry, dikutip pada Rabu (9/2).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :