Media Massa Lebih Baik Banyak Tampilkan Iklan Komersial daripada Iklan Pemerintah

Addiction.id-Jakarta Perusahaan media massa mesti melakukan penyaringan iklan pemerintah demi independensi produk-produk jurnalistiknya. Demikian tutur Agus Sudibyo, Anggota Dewan Pers.

Agus mengatakan bahwa melayani permintaan pengiklanan dari pemerintahan boleh saja, mengingat iklan tersebut sangat membantu di tengah pandemi. Namun, lanjutnya, jangan berlebihan.

“Kami sadar di era pandemi ini, khususnya di daerah, media massa sangat bergantung dengan iklan pemerintahan. Media yang sehat adalah media yang tergantung pada iklan komersialnya, iklan pemerintahannya jangan banyak-banyak,” tutur Agus, dikutip pada Selasa (8/2).  

Menurut Agus, jika bisnis media massa sangat tergantung pada iklan pemerintahan, maka independensi media massa ini dipertanyakan. Apalagi jika iklan berdekatan dengan kepentingan atau agenda politik pemerintah yang diiklankan. “Bagaimana independensi teman-teman media?,” ujarnya.

Meski memang berat, Dewan Pers mengingatkan kembali kepada perusahaan media massa di Indonesia. “Ini memang berat, tapi perlu kami sampaikan,” imbuh Agus.

Lebih lanjut, Agus berharap media massa bisa melakukan penyeimbangan dengan iklan-iklan komersial lainnya setelah pandemi berakhir. “Syukur-syukur iklan komersialnya lebih banyak ketimbang iklan pemerintahan,” sambungnya.

Media massa, kata Agus, bisa memanfaatkan sistem pengiklanan komersial secara optimal dengan tidak meninggalkan atau menghindari sepenuhnya iklan pemerintah. Dengan begitu, perusahaan media bisa lebih sehat dan kredibel dalam membuat produk jurnalisme berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :