Oxima, Inovasi Anak Bangsa Dipuji Apple

Addiction.id-Jakarta Inovasi anak bangsa dipuji oleh Apple. Wujud inovasi tersebut ialah aplikasi khusus atlet basket bernama Oxima. Aplikasi ini akan membantu atlet meningkatkan performa mereka.

Project Manager Oxima Bramantya Putra Teja menuturkan bahwa Oxima merupakan tugas akhir kelompoknya di Apple Developer Academy. Meski demikian, ide membuat Oxima tercetus setelah ia dan empat rekannya diminta membuat sesuatu yang bisa membantu komunitas pada saat di Apple Developer Academy.

“Karena saya dari komunitas basket, dan beberapa anggota tim juga menyukai basket,” tambah Bram. Ia dan rekannya lalu meriset terkait permasalahan atlet basket. Kemudian mereka membuat aplikasi latihan dribble yang memanfaatkan teknologi computer vision milik Apple.

Ketika tiba di tugas akhir, Bram dan kelompoknya memutuskan untuk melanjutkan pengembangan inovasi tersebut. Mereka lantas kembali melakukan riset, sambil berkonsultasi dengan atlet dan pelatih basket nasional. Lalu didapati bahwa ada dua permasalahan yang kerap dihadapi. Pertama adanya jarak skill antara pemain muda dan profesional, sehingga butuh waktu lama untuk bisa mengejarnya. Lalu yang kedua terkait endurance atau stamina. Stamina anak muda yang bermain di Liga Mahasiswa dinilai belum memenuhi standar untuk masuk ke liga profesional.

“Masalah ini diiyakan oleh adik saya yang atlet nasional Karena melihat teman-temannya yang baru lulus kuliah dan masuk ke liga. Untuk keep up ke temannya yang sudah profesional cukup lama, jadi ada gap,” terang Bram.

Berangkat dari kedua masalah tersebut, Bram dan tim mengembangkan Oxima. Lewat aplikasi ini atlet bisa mengukur VO2Max,sebuah indikator yang mengukur stamina tubuh. “Kalau pemain profesional VO2Max 50-55, sedangkan manusia yang jarang olahraga skornya 37-38,” kata Bram.

Adapun cara kerja Oxima yaitu dengan melakukan pemindaian latihan dengan kamera iPhone dan data dari Apple Watch, untuk kemudian dianalisis. Selanjutnya, aplikasi akan memberi solusi bagaimana mereka bisa meningkatkan staminanya agar mencapai standar atlet profesional.

Oxima turut memberi ragam aktivitas yang didesain para pelatih Tim Nasional Indonesia agar atlet bisa meningkatkan dan menjaga staminanya tetap prima.

“Agar tidak bosan, aplikasi ini dibuat interaktif. Selain itu kami memberikan opsi suara cewek dan cowok untuk menyampaikan interuksi untuk bisa meningkatkan semangat saat latihan,” lanjut Bram.

Meski Oxima dikhususkan untuk atlet basket, aplikasi juga dimanfaatkan untuk atlet olahraga lain seperti tenis dan badminton.

“Menurut review para mentor Oxima bisa untuk atlet badminton dan tenis memperbaiki strokes. Tapi karena tim kami kecil, jadi satu-satu dulu,” lanjut Bram.

Lebih lanjut, setelah lulus dari Apple Developer Academy, Bram dan timnya berencana ikut program Catalyst agar dapat mengembangkan Oxima lebih besar lagi.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :