Prakash Kamdar Gantikan CEO Dentsu Indonesia Maya Watono

Addiction.id-Jakarta CEO Dentsu Singapura Prakash Kamdar akan memperluas perannya ke Indonesia. Ia akan menggantikan posisi Maya Watono, yang merupakan CEO di Dentsu Indonesia. Hal ini sebagaimana laporan dari Dentsu Asia-Pasifik pada Senin (17/1).

Diketahui, CEO Dentsu Indonesia Maya Watono akan pamit pada akhir Januari ini untuk memenuhi panggilan sebagai Direktur Marketing InJourney—yaitu Holding BUMN Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia. InJourney sendiri berfokus pada pengembangan dan promosi aset budaya, pariwisata, dan penerbangan Indonesia.

“Dengan penuh keyakinan, saya menyerahkan tongkat estafet kepada Prakash Kamdar, sosok pemimpin yang saya hormati dan telah membuktikan diri dengan berbagai macam prestasi,” ujar Maya Watono.

Dalam jangka waktu tertentu, Maya akan menjadi penasehat di Dentsu Indonesia untuk memastikan transisi dan momentum bisnis berjalan dengan baik.

Adapun di bawah kepemimpinan Prakash Kamdar di Dentsu Indonesia, Wisnu Satya Putra ditunjuk sebagai CEO Creative dan Arshad Rahman ditunjuk sebagai CEO CXM. Penunjukan ini sangat penting bagi strategi Dentsu Asia-Pasifik untuk membawa bisnis di Indonesia ke fase pertumbuhan berikutnya.

“Sumber daya manusia akan selalu menjadi aset penting kami dan saya sangat yakin melihat promosi Wisnu dan Arshad, keduanya sangat layak memperkuat jajaran senior talent di dentsu Indonesia,” ujar Maya Watono.

Prakash akan memulai peran barunya pada 1 Februari 2022. Sementara itu, peran baru Wisnu dan Arshad juga akan berlaku sesegera mungkin.

Diketahui, Prakash bergabung dengan Dentsu sejak 2012, setelah bisnis agensi digital miliknya diakuisisi oleh Dentsu. Kemudian ia ditunjuk sebagai CEO Isobar Singapore. Karena berbagai pencapaiannya, Isobar sukses dan ia diangkat menjadi CEO Dentsu Singapura pada 2019. Strategi Power of One-nya selama di Dentsu Singapura memungkinkan agensi punya kekuatan Good & Growth, dan memungkinkan agensi menjadi yang paling terintegrasi.

Prakash sendiri, baru-baru ini, dinobatkan sebagai Executive of the Year di kategori bisnis Periklanan di ajang Singapore Business Review Management Excellence Awards.

Global CEO Dentsu international Wendy Clark mengomentari perihal pengangkatan Prakash menjadi CEO Dentsu Indonesia. Ia menilai Prakash merupakan seorang digital native leader yang sangat dihormati. Selain itu, menurutnya, pendekatan Prakash yang otentik bisa memandu tim Singapura melalui masa-masa pandemi, bahkan menghasilkan peringkat kepuasan klien tertinggi.

“Prakash juga berhasil mengendalikan bisnis untuk kembali ke jalur tingkat pertumbuhan pra-pandemi pada penutupan 2021. Bersama dengan senior dunia iklan Indonesia Wisnu dan Arshad, Prakash akan memperkuat tim kepemimpinan dan membawa perspektif baru dan banyak pengalaman untuk bisnis ini,” sambung Wendy.

Sementara itu, perihal Maya Watono yang sebelumnya menjadi CEO Dentsu Indonesia, Wendy juga mengakui bahwa Maya membuat bisnis dentsu Indonesia berkembang dan diakui sebagai salah satu agensi terkuat di pasar, dengan mengelola 15 dari 20 pengiklan terbesar di Indonesia sebagai kliennya.

Diketahui, sejak Maya menjadi CEO Dentsu Indonesia pada Januari 2019, agensi kemudian menjadi Media Agency nomor satu dalam peringkat Kualitatif RECMA dan sebagai ranking satu di COMvergence New Business League pada 2020 dan 2021. Selain itu, dalam Campaign Asia AOTY (Agency of The Year) terbaru, Dentsu Indonesia meraih 2 medali emas, 4 medali perak, serta menjadi Media Agency of the Year di Festival Periklanan Citra Pariwara 2020 dan 2021.

Namun demikian, perihal mundurnya Maya dari Dentsu Indonesia, Wendy mendukungnya mengingat Maya juga ingin mengabdi pada negara.

“Saya memberi rasa hormat dan dukungan penuh kepada Maya dalam mengejar mimpinya di pengabdian untuk bangsa dan negaranya. Kami berterima kasih atas jasanya mengembangkan bisnis dentsu,” ujar Wendy.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :