Perusahaan Ini Bikin Pabrik Printer 3D Pertama di Indonesia

Addiction.id-Jakarta PT Inspira Kreatif Infinia, yang dikenal dengan nama Inspira Academy, mendirikan pabrik printer 3D pertama di Indonesia. Pabrik ini berlokasi di Jakarta. Selain merakit, mereka pun merancang printer dan komponennya.

Inspira Academy sebenarnya tak sekadar memproduksi 3D printer. Sebab sebelumnya mereka juga menyiapkan kurikulum berbasis STEAM (science, technology, engineering and mathematics) bernama 3D Pintar, yang siap digunakan untuk berbagai jenjang sekolah di Indonesia, dari TK hingga SMA. Jadi, mereka juga menyediakan materi agar konsumen—yakni siswa atau guru—bisa memberdayakan mesin 3D untuk inovasi dan pembelajaran STEAM.

Selain itu, Inspira Academy  juga menyiapkan materi pelatihan untuk pekerja lepas sampai dengan tingkat industri dengan sistem daring, yang bisa diakses di mana pun dan kapan pun.

Pendiri Inspira Academy Sugianto Kolim mengatakan pihaknya bisa merancang 3D printer lokal lantaran hampir semua komponen plastik 3D printer dibuat dengan mesin 3D printer industri dengan presisi tinggi.

“Kami benar-benar membangun industri ini secara serius, karena kami yakin tren ke depan memiliki prospek yang sangat bagus dan dibutuhkan oleh industri, baik skala rumahan maupun skala besar, Oleh karena itu kami membangun ekosistem 3D printing ini dari materi Pendidikan, sertifikasi, dan produk 3D printer nasional untuk Pendidikan dan Industri,” ujar Sugianto, dikutip  Senin (3/1).

“Kami rencanakan harga pembelajaran di Rp3 jutaan selama 3 bulan dan printer diberikan gratis. Itu untuk konsumen langsung. Untuk sekolah tentu akan berbeda (harganya) karena kurikulum lebih panjang dan ada pendidikan kepada guru juga,” sambung dia.

Sebagai informasi, target produksi Inspira Academy di 2022 ini ialah 500 unit per bulan. Untuk saat ini produksinya akan difokuskan untuk mengisi pasar Indonesia, namun pada 2023 mereka akan mengekspor 3D printer tersebut ke negara lain.

Sejauh ini, Inspira Academy sudah bekerja sama dengan Kabupaten Ciamis, yaitu dalam menerapkan cetak 3D dalam pengembangaan SDM dengan program “Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidik berbasis STEAM” yang dicetus oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Bekerja sama dengan Inspira Academy melalui program peningkatan kompetensi tahun 2021 sudah menerapkan pengetahuan cetak 3D dalam Pendidikan STEAM untuk 1000 guru yang akan dilaksanakan bertahap selama 3 tahun.

“Kami melakukan transfer knowledge terhadap tenaga pengajar dan diharapkan tenaga pengajar tersebut bisa mengedukasi para siswanya,” ujar Sugianto. “Tahun 2021 ini merupakan angkatan pertama, dan angkatan kedua akan dilaksanakan di tahun 2022 nanti. Kami juga menyerahkan sebanyak 300 unit 3D Pintar edisi Galuh yaitu printer produksi lokal yang dirancang khusus untuk sekolah TK, SD dan SMP di Kabupaten Ciamis.”

 (LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :