Marketplace Jadi Platform untuk Pilihan Belanja Online

Addiction.id-Jakarta Sejak pandemi COVID-19 terdeteksi di Indonesia pada 2020, kebiasan belanja online masih terus berlanjut di sepanjang 2021. Hal ini dilaporkan oleh lembaga riset Sharing Vision.

Manurut hasil survei Sharing Vision, 54% dari 2.037 responden mengatakan frekuensi belanja online mereka meningkat dalam enam bulan terakhir. Adapun kategori yang banyak dibeli secara online yaitu makanan dan minuman, fesyen, pulsa, buku dan hobi, hingga kosmetik.

Selain itu, marketplace menjadi platform yang paling banyak dipilih, dengan 92% responden yang memilihnya. Sementara media sosial (medsos) seperti Instagram, WhatsApp, dan Line sebesar 17%.

“Saat ini yang menggunakan medsos untuk belanja dan membeli sekarang hanya 17% karena barang hanya dijual lewat medsos. Jadi kalau ada yang sudah ada pilihan di marketplace, mereka mungkin akan memilih di marketplace,” tutur CEO Sharing Vision Ali Akbar, dikutip pada Jumat (31/12).

Sementara itu, Shopee menjadi platform marketplace nomor satu di 2021 dengan 78% responden yang memilihnya. Lalu disusul oleh Gojek (71%), Tokopedia (61%), dan Grab (45%).

Perihal metode pembayaran, dompet digital kini menjadi pilihan sebagian besar konsumen, naik dari 56% di tahun 2020 menjadi 62% di 2021. Metode ini menggeser virtual account yang tahun lalu berada di posisi pertama.

Kendati belanja online jadi pilihan banyak orang, rupanya konsumen kerap dihadapi sejumlah tantangan. Sebanyak 58% responden mengeluh barang yang mereka terima saat belanja online tak sesuai dengan spesifikasi atau tampilan di situs.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh konsumen yang belanja online di medsos. Beberapa keluhannya antara lain pengiriman lama, penjual susah dihubungi, penjual ternyata penipu, dan barang yang diterima ternyata palsu.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :