Program E-Commerce Ini Bantu Promosikan Produk Lokal ke Global

Addiction.id-Jakarta Saat ini, para pelaku UMKM bisa menembus pasar global dengan mudah berkar kehadiran e-commerce seperti Shopee, yang menghadirkan Program Ekspor Shopee.

Program tersebut memungkinkan seller atau penjual menjual produk mereka ke luar negeri. Mereka jadi bisa memperluas bisnis dengan mudah, bahkan tak dikenakan biaya sepeserpun. Sejauh ini, program ini sudah bisa mencapai tujuh negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, Brasil, dan Meksiko.

Seller Mentor Shopee Jonathan Kho mengatakan bahwa produk lokal punya keunikan yang khas. Dengan mengambil kesempatan ekspor melalui program Shopee, pelaku UMKM bisa mengembangkan bisnis dan memperkenalkan produk mereka secara global.

Ia menjelaskan bahwa untuk mengikuti program tersebut, persyaratannya cukup sederhana antara lain: toko punya minimal 1 produk aktif dengan stok minimal 2 pcs; toko punya akumulasi poin penalti; toko telah aktif selama 3 bulan lebih; memiliki lebih dari 3 penjualan dalam 30 hari terakhir dan produk tidak termasuk daftar produk dilarang di luar negeri; toko minimal sudah aktifkan jasa kirim SPX Standard; JNE Reguler, J&T Express, SiCepat REG, ID Express, Anteraja, atau Ninja Xpress; dan toko berstatus aktif atau tidak libur.

Head of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan bahwa ada 180.000 pelaku usaha Indonesia yang sudah melakukan ekspor lewat Shopee ke Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

“Kita juga membantu UMKM Indonesia memasarkan produk ke Brasil. Dari 180.000 yang ekspor, paling tidak ada 50.000 produk lokal dari Shopee yang terjual setiap harinya ke luar negeri,” ujar Balques melalui keterangan tertulis, beberapa waktu lalu.

Selain itu, kemudahan bagi UMKM untuk menembus pasar global melalui Program Ekspor Shopee ini juga didukung dengan hadirnya Kampus UMKM Shopee Ekspor, yang saat ini ada di Bandung dan Solo. Fasilitas ini hadir guna merangkul pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis, dan memberi pendampingan langsung agar bisa memperluas pasar ke lingkup global.

Berbagai dukungan yang diberikan Shopee melalui Program Shopee Ekspor dan Kampus UMKM Shopee Ekspor itu telah dirasakan manfaatnya oleh para penjual. Salah satunya yaitu Adzwin Perwira, p emilik Brand Wallts, M—yang dikenal dengan produk dompetnya. Ia mendirikan brandnya di 2015, dan bergabung di Shopee pada 2016.

Adzwin mengaku bahwa penjualannya mengalami peningkatan sejak bergabung di Shopee. Ia menilai edukasi di Program Ekspor Shopee yang diikuti pihaknya mempermudah para seller dalam melakukan ekspor produk ke luar negeri.

Meski begitu, Adzwin tak memungkiri adanya tantangan dalam ekspor produk dompet miliknya. Salah satunya terkait peningkatan kualitas dan packaging.

“Bagi saya kualitas produk nomor satu kalau kita mau bersaing dengan pasar global dan brand besar.” pungkasnya. “Saat itu saya benahi dan review ulang proses produksinya, dan penambahan tim supaya produk yang dihasilkan maksimal. Kedua adalah penyiapan packing. Dulu packagingnya hanya dimasukkan ke packaging khusus dan dimasukkan ke amplop coklat, tapi sekarang kita bikin yang lebih aman lagi.”

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :