Deretan Pelaku Industri Halal Terbaik di Indonesia

Addiction.id-Jakarta Pemenang Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2021 baru saja diumumkan. Penghargaan ini diberikan kepada pelaku industri yang berperan aktif mengembangkan industri halal di Indonesia.

Wakil Presiden Maruf Amin mengakui saat ini banyak inovasi muncul dari para pegiat industri halal, entah individu, pengusaha, hingga perusahaan. Hal ini, menurutnya, merupakan tanda bahwa industri halal Indonesia bisa tumbuh. Dengan begitu, cita-cita menjadi pusat halal dunia juga bisa terwujud.

“Seperti disampaikan Presiden Joko Widodo, Indonesia sudah harus menjadi pusat produksi halal dunia di 2024. Hari ini saya menyaksikan banyak inovasi muncul,” kata dia melalui keterangan yang diterbitkan Kementerian Perindustrian, Minggu (19/12). “Kita menantikan sumbangsih yang lebih besar demi mewujudkan visi pusat Indonesia halal dunia, Indonesia sehat, dan ekonomi kuat.”

Semetnara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengharapkan agar para pemenang  IHYA 2021 bisa menghidupkan, membangkitkan, dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah secara umum dan industri halal secara khusus.

Untuk diketahui, penghargaan Best Halal Innovation diberikan kepada lima pemenang. Pemenang individu yaitu Arif Nur Ikhsan. Ia mengembangkan metode analisis kehalalan emulsi minyak dengan metode spektroskopi inframerah yang dikombinasikan dengan kemometrika.

Sementara untuk korporat, diberikan kepada PT Ajinomoto Indonesia. Perusahaan ini berhasil mengembangkan produk saus oriental berbahan baku lokal. Produk ini menggantikan produk sejenis di pasaran yang mempunyai kandungan alkohol.

Untuk bidang pendidikan, diberikan kepada Islamic Fashion Institute yang mengembangkan sekolah desain busana muslim pertama di Indonesia. Kemudian untuk organisasi pemerintahan, diraih oleh Balai Besar Keramik yang mengembangkan komposit bone ash berbasis bahan baku kapur alam untuk aplikasi pada industri keramik dan industri medis yang menggantikan bone ash dari babi.

Lalu untuk komunitas, penghargaan diberikan kepada Tim Sensor Kehalalan, yang berhasil mengembangkan sensor kehalalan berbasis SERS (Surface Enhanced Raman Spectroscopy) yang bisa membedakan jenis-jenis lemak hewan.

Selain itu, di Kategori Best Social Impact Initiative, tingkat komunitas dimenangkan Teman Halal yang giat melakukan literasi terkait dengan halal lifestyle. Sementara itu di tingkat korporasi, diberikan kepada PT Paragon Technology and Innovation.

Selanjutnya, penghargaan pada kategori Best Halal Supply Chain diberikan kepada PT Garuda Food Putra Putri Jaya yang memastikan jaminan halal dalam rantai pasoknya.

Adapun penghargaan kategori Best Small and Medium Enterprise diberikan kepada CV Yumeda Pangan Sejahtera di bidang industri makanan dan minuman, PT Soka Cipta Niaga di bidang industri fesyen, dan PT Naturindo Fresh di bidang industri kosmetik dan farmasi.

Lalu kategori Best Halal Industrial Estate diraih PT. Makmur Berkah Amanda, Tbk yang fokus pada pengembangan kawasan industri halal bagi IKM.

Kemudian untuk kategori Best Export Expansion, diperoleh oleh PT Darya-Varia Laboratoria Tbk yang mampu mengekspor Rp 351 Miliar produk halal di 2020, meningkat 139% dibanding tahun lalu.

Sementara, kategori Best Halal Program Support diraih oleh Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan yang mempunyai program utama memberdayakan industri halal melalui fasilitasi sertifikat halal kepada IKM.

Penghargaan utama berupa Best of The Best pada IHYA 2021 diberikan kepada PT Paragon Technology and Innovation yang mengembangkan dua platform, yaitu Open Research and Innovation dan Innovation Library. Kedua platform ini menunjukkan transformasi digital yang dilakukan oleh perusahaan dalam mengembangkan industri kosmetif halal inovatif.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :