Orang Indonesia Makin Melek Soal Kesehatan Mental

Orang Indonesia Makin Melek Soal Kesehatan Mental

Addiction.id-Jakarta Laporan Twitter menunjukkan bahwa orang Indonesia tak lagi menganggap tabu atau memberi stigma negatif pada masalah kesehatan mental.

Selfcare atau mental wellness mengalami kenaikan 17%. Tren ini tertangkap Twitter meningkat di momen penting di saat ada PSBB, tahun baru, dan Ramadhan ketika semua orang kesulitan bertemu keluarga mereka,” tutur Country Industry Head Twitter Indonesia Dwi Ardiansah, Kamis (16/9).

Selain itu, perbincangan soal perawatan untuk selfcare atau kesehatan mental diri sendiri juga menjadi highlight, karena mengalami kenaikan 23%.

Di masa sulit seperti ini, tingkat stres cenderung meningkat dan mengobrol atau diskusi mengenai masalah mental ini menjadi hal paling dicari pengguna. Meski ada banyak yang melakukan ‘digital detox’ untuk menghilangkan stres, banyak pula yang membahas tips tentang kesehatan mental.

“Pengguna saling support dan berbagi pengalaman seputar kesehatan mental. Banyak yang berdiskusi soal strategi penyembuhan dan tips. Intinya mereka tak sendirian. Peer support. Kesehatan mental tak lagi tabu dan di Twitter semua menghilangkan stigma,” terang Dwi.

Berangkat dari meningkatnya kesadaran soal kesehatan mental, banyak brand yang memanfaatkan Twitter untuk membangun hubungan dengan audiensnya. Dalam hal ini, lanjut dia, launch and connect jadi kunci brand.

“Perihal launch, banyak brand yang melakukan ini di Twitter dengan topik well being. Ditekankan, brand itu bukan hanya jualan tapi juga harus memberi value, mengetahui apa tujuan mereka,” pungkas Dwi. “Sementara connect, brand harus cermat menjadi relevan dengan momen saat itu. Kalau lagi Ramadhan ya relevansinya harus seputar Ramadhan. Kalau momen yang bisa dipepetin dengan kesehatan mental, ada World Mental Health Day.”

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :