Algoritme Facebook Tampilkan Iklan Bias Gender

Algoritme Facebook Tampilkan Iklan Bias Gender

Addiction.id-Jakarta Facebook dilaporkan telah melanggar undang-undang kesetaraan lantaran menargetkan iklan secara diskriminatif. Misalnya terkait bagaimana menampilkan iklan lowongan pekerjaan, sebagaimana dilaporkan BBC, Kamis (9/9).

Kelompok kampanye Global Witness mengatakan bahwa sistem algoritme Facebook bias dalam menargetkan siapa yang melihatnya. Platform ini pun disebut gagap mencegah penargetan iklan yang diskriminatif.

Hasil riset kelompok itu menunjukkan bahwa Facebook menampilkan iklan otomotif pada hampir semua pengguna laki-laki, sementara iklan perawatan bayi tampil secara eksklusif untuk perempuan.

Sementara itu, Facebook mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang meninjau hasil temuan tersebut.”Sistem kami memperhitungkan berbagai jenis informasi untuk mencoba dan menayangkan iklan kepada audiens yang mereka target, dan kami sedang meninjau temuan ini,” jelas Facebook.

Sebagai informasi, pada 2019 lalu sebuah kasus hukum dibawa ke Amerika Serikat (AS) terkait iklan rumah di Facebook yang diduga diskriminatif berdasarkan etnisitas. Sejak itu pihak Facebook memutuskan untuk tak mengizinkan iklan diskriminatif semacam ini di AS dan Kanada.

Meski demikian, iklan diskriminatif semacam itu juga ditemui di Inggris. “Fakta bahwa hal ini terjadi juga di Inggris sangat mengejutkan,” ujar Naomi Hirst, seorang yang memimpin penyelidikan Global Witness tersebut.

Berangkat dari temuan itu, Global Witness meminta pengacara Schona Jolly QC untuk memeriksa buktinya, sehingga mereka bisa mengajukan tuduhan tersebut. Dalam pengajuan ke Komisi Kesetaraan dan Hak Asasi Manusia Inggris, Jolly menjelaskan bahwa sistem dan algoritme dari Facebook menampilkan hasil yang diskriminatif.

“Sistem Facebook itu sendiri mungkin, dan tampaknya, mengarah pada hasil yang diskriminatif,” kata Schona Jolly QC melalui pengajuan tuduhan tersebut.

Global Witness juga telah melapor ke komisaris informasi terkait hal diskriminatif yang dilakukan oleh Facebook dalam menampilkan iklan lowongan pekerjaan.  

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :