Belanja Iklan Diprediksi Pulih Perlahan di Semester Kedua 2021

Belanja Iklan Diprediksi Pulih Perlahan di Semester Kedua 2021

Addiction.id-Jakarta Pertumbuhan belanja digital di TV meningkat pesat, seiring dengan berkembangnya sektor e-commerce di Indonesia. Adapun peningkatan ini terjadi berkat melesatnya pertumbuhan startup teknologi, demikian menurut laporan Analis Mirae Sekuritas Christine Natasya—yang dirilis pada 14 Juni 2021.

Selain itu, laporan itu juga memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi memungkinkan belanja iklan terus tumbuh hingga semester kedua tahun ini. Ini didukung oleh beberapa hal, salah satunya program tayangan olahraga kembali berlanjut di TV.

Analis Samuel Sekuritas Nashrullah Putra menambahkan bahwa kinerja di sektor media akan solid di semester kedua ini. Pasalnya, tren belanja iklan diprediksi akan bertumbuh. “Ini berdampak positif juga terhadap kinerja dari emiten media,” tuturnya, dikutip Senin (16/8).

Christine punya kepercayaan yang lebih besar pada ekonomi Indonesia di 2021 ini. Namun, ia memprediksi pemulihan belanja iklan akan terasa lambat, mengingat pengiklan berhati-hati di masa PPKM.

Ia juga yakin bahwa perusahaan fast-moving consumer goods (FMGC) akan mengalami pertumbuhan pengeluaran iklan di kuartal ketiga ini.

Berdasarkan studi yang dirilis oleh Marketing Interactive di 2020, Christine melihat adanya penyusutan belanja iklan Indonesia mencapai 9,1% menjadi US$ 6,5 miliar akibat pandemi. Namun demikian, ia mengatakan bahwa angka ini perlahan sudah rebound di 2021, terutama di TV dan platform digital.

Adapun studi itu juga memprediksi bahwa belanja iklan di Indonesia akan melampaui 10%. Menurut Christine, angka ini sedikit melampaui titik tertinggi pada 2019. Ia yakin bahwa periode terendah dari belanja iklan sudah terjadi di tahun kemarin. Maka dari itu, ia memprediksi bahwa akan ada sedikit rebound pendapatan iklan di semester kedua ini.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :