Satu Kunci Agar Bisnis Kuliner Laku

Satu Kunci Agar Bisnis Kuliner Laku

Addiction.id-Jakarta Dalam berbisnis kuliner, cita rasa makanan bukanlah satu-satunya yang bisa diandalkan jika ingin laku di pasaran. Pasalnya, visualisasi makanan juga perlu diperhatikan dalam pemasaran. Terlebih lagi di masa pandemi COVID-19 ini, di mana referensi makanan ditentukan oleh gambar makanan.

Oleh karena itu, pebisnis perlu memastikan agar foto makanan selalu menarik dan menggugah calon konsumen.

Roni Timothy, Creativepreneur dan Founder Vershome, bersedia membagikan tips pengambilan gambar makanan kepada para pebisnis kuliner.

Ia menjelaskan ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam memotret makanan. Namun, kata dia, yang paling penting adalah menentukan konsep terlebih dahulu. Ini untuk memastikan hasil apa yang diharapkan dari foto makanan tersebut.

“Yang pasti konsep, gimana caranya ngatur pencahayaan, komponen warna gimana, dan mengatur background,” ujarnya, Jumat (13/8).

“Dari teknik, mungkin banyak elemen, termasuk pattern. Jangan sampai makanan sudah rame background-nya rame, jadi nggak ngeliat makanannya… jadi nggak fokus nih yang melihat fotonya,” terangnya.

Roni menjelaskan, permainan warna sangat dibutuhkan untuk menghasilkan foto makanan yang menarik. Dalam hal ini, pemilihan warna mesti disesuaikan dengan konsep.

Bukan cuma foto, promosi produk juga bisa menggunakan video. Apalagi di masa ini, banyak orang, terutama Generasi Z, yang menyaksikan video di berbagai media sosial. Maka dari itu, pebisnis mesti bisa menyesuaikan dengan kebiasaan calon konsumennya ini, misalnya dengan membuat video yang menarik agar audiens menontonnya.

“Jadi, sekarang orang-orang apalagi Gen Z lihat media sosial bukan 10 detik lagi bahkan 2-3 detik sudah digeser lagi. Tampilan dari karya yang mengikuti zaman itu bisa jadi contoh para pemain bisnis makanan untuk promosi yang lebih short,” tutur dia.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :