Facebook Ingin Analisis Pesan WhatsApp Untuk Targetkan Iklan

Facebook Ingin Analisis Pesan WhatsApp Untuk Targetkan Iklan

Addiction.id-Jakarta Fitur enkripsi end-to-end di WhatsApp memungkinkan obrolan pengguna tak bisa disadap, sekalipun oleh WhatsApp sendiri. Hal ini tentu menyulitkan perusahaan untuk menargetkan iklan ke pengguna.

Pasalnya, tanpa akses ke ruang obrolan pengguna, perusahaan tak bisa mengumpulkan data yang bisa dijadikan sebagai sumber untuk menayangkan iklan bertarget. Meski demikian, induk WhatsApp, Facebook, tengah berupaya mengatasi rintangan enkripsi ini.

The Information melaporkan bahwa perusahaan telah merekrut tim peneliti untuk mencari solusi hal tersebut. Disebutkan bahwa Facebook ingin merancang metode untuk menganalisis obrolan WhatsApp tanpa mendekripsi obrolan pengguna, yang disebut enkripsi homomorfik.

Secara teoritis, metode itu memungkinkan Facebook mengumpulkan data dari obrolan tanpa melanggar privasi pengguna individu mana pun. Namun, belum jelas bagaimana mekanismenya berjalan.

Adapun tujuan dari penelitian itu persis seperti yang sudah diduga: Facebook ingin menambang data obrolan WhatsApp pengguna untuk mengirimkan iklan bertarget.

Namun, Facebook membantah hal itu. “Terlalu dini bagi kami untuk mempertimbangkan enkripsi homomorfik untuk WhatsApp saat ini,” tutur perusahaan, dikutip Android Authority, baru-baru ini.  

Untuk diketahui, kabar itu muncul setelah Facebook diterpa sejumlah masalah. Terbaru, Facebook dan Apple bersitegang terkait privasi iPhone. Apple iOS 14 memungkinkan pengguna untuk terbebas  dari pelacakan iklan di semua aplikasi. Hal ini tentunya berdampak negatif bagi inti bisnis Facebook, yaitu dalam menayangkan iklan.

Selain itu, WhatsApp sebelumnya memaksakan pengguna untuk menyetujui kebijakan privasi baru. Namun, banyak pengguna yang protes, yang kemudian beralih ke aplikasi yang dinilai lebih aman seperti Telegram dan Signal. Melihat gelombang protes itu, Facebook akhirnya menunda peluncuran kebijakan baru WhatsApp.

Dengan melihat seluruh persoalan itu, Android Authority menilai bahwa tujuan Facebook cukup jelas: mencari cara baru untuk memonetisasi data penggunanya yang sangat banyak. Adapun enkripsi homomorfik dianggap bisa membantu memecahkan masalah ini.

Jika memang perubahan itu terjadi, akan ada berapa banyak pengguna WhatsApp yang meninggalkan platform? Adapun gagasan Facebook “menganalisis” pesan terenkripsi di WhatsApp kemungkinan besar menyebabkan migrasi yang lebih besar.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :