Pemerintah Pesan 165 Ribu Laptop ke Zyrex

Pemerintah Pesan 165 Ribu Laptop ke Zyrex

Addiction.id-Jakarta Belum lama ini, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp700 miliar untuk memesan 165 ribu laptop Zyrex dari PT Zyrexindo Mandiri Buana.

Untuk diketahui, pesanan itu merupakan bagian dari program pemerintah, Laptop Merah Putih. Pemerintah berencana menganggarkan Rp17 triliun hingga 2024 untuk mendukung sektor pendidikan, dengan penggunaan produk dalam negeri. Ini termasuk penggunaan produk teknologi informasi dan komunikasi, salah satunya laptop, yang akan dibagikan ke sekolah-seklah di Indonesia.

“Zyrex telah menerima pesanan 165 ribu unit laptop senilai Rp700 miliar dari dua distributor kami dan siap memenuhi kebutuhan laptop dalam negeri senilai Rp17 triliun sampai tahun 2024,” kata Presdir Zyrex Timothy Siddik, melalui konferensi daring, Senin (26/7).

Merespons permintaan itu, Zyrex akan meningkatkan kapasitas produksinya dengan membuka empat lini perakitan baru di pabriknya. Dengan demikian, perusahaan memiliki delapan lini produksi yang bisa memproduksi 430 ribu laptop per tahun.

“Kami sanggup memproduksi total 317.000 Laptop sehingga masih bisa menyuplai kebutuhan di DAK (red: Dana Alokasi Khusus) di tingkat provinsi, kebupaten dan kota,” ujar Evan Jordan, Corporate Secretary Zyrex.

Timothy mengatakan bahwa pemerintah pusat memesan 190 ribu unit, di mana 165 ribu unitnya dipesan ke Zyrex. Adapun 165 ribu laptop itu terbagi menjadi dua, yaitu 120 ribu pesanan dari pemerintah pusat dan 45 ribu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.

“Dari 190 ribu unit, Zyrex dapat pesanan 120 ribu unit dari Kemendikbudristek (red: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi). Sementara yang DAK itu berbeda, kebutuhannya jauh lebih besar dan Zyrex dapat 45 ribu unit,” pungkas Timothy.

Zyrex sendiri menjanjikan laptop pesanan itu akan dikirimkan ke sekitar 8.000 sekolah di Indonesia sebelum Desember 2021.

Sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan bahwa pemerintah telah menggelontorlan Rp1,3 triliun untuk pengadaan awal 190 ribu laptop, yang akan dikirim ke seluruh Indonesia. ‚ÄúSelain itu, melalui dana alokasi khusus pendidikan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota akan ada pengadaan 240 ribu laptop,” lanjutnya.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :