Lindungi UMKM Dalam Negeri, Pemerintah Akan Blokir Produk Asing

Lindungi UMKM Dalam Negeri, Pemerintah Akan Blokir Produk Asing

Addiction.id-Jakarta Pemerintah Indonesia saat ini sedang menyiapkan peraturan untuk memblokir produk UMKM asing yang masuk ke Indonesia melalui marketplace.

“Kami dari Kemenkop-UKM, Kementerian Perdagangan, dan Kemenkominfo ditugaskan untuk menyiapkan regulasi, jangan sampai ada lagi kasus-kasus terutama di platform crossborder yang melakukan dumping produk-produk UMKM impor yang masuk ke market digital nasional dan memukul UMKM kita,” tutur Menkop-UKM Teten Masduki, belum lama ini.

Teten menuturkan bahwa kebijakan itu dibuat untuk melindungi UMKM dalam negeri. Ia menilai penjajakan produk impor ke Indonesia melalui marketplace bisa mematikan produk UMKM Indonesia.

Ia menambahkan bahwa pemerintah sudah menegur pengelola marketplace yang mengimpor produk UMKM asing keIndonesia. Kendati tampaknya pengelola marketplace mengikuti arahan pemerintah, pihaknya tetap akan mengeluarkan peraturan untuk mengatur sistem perdagangan elektronik ini.

Adapun pemerintah saat ini tengah menggencarkan program digitalisasi UMKM.

Hasil survei Bank Indonesia terhadap 2.970 UMKM menunjukkan bahwa 88% di antaranya terdampak pandemi COVID-19. Sementara 12% sisanya mengaku mampu bertahan lantaran sudah masuk ke ekosistem pemasaran digital. Dari 12% ini, sekitar 27% di antaranya mengalami peningkatan penjualan.

Teten memaparkan bahwa 13,5 juta pelaku UMKM atau sekitar 20% dari total UMKM telah masuk ke dalam ekosistem digital. Pemerintah sendiri menargetkan 30 juta UMKM sudah masuk ke ekosistem pemasaran digital di 2024

“Setiap tahun kami harus menyiapkan 5 juta UMKM masuk ke ekosistem digital. Artinya kami harus mendampingi usaha mikro yang punya potensi berjualan di online. Mencapai 5 juta setahun tidak bisa sendiri, semua harus bergerak karena besar sekali effort yang harus dilakukan,” pungkas Teten.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya berfokus untuk meningkatkan kinerja UMKM lantaran mereka berkontribusi cukup signifikan terhadap PDB. Adapun pemulihan ekonomi UMKM ini sangat penting karena sektor UMKM mampu berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja hingga 97%.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :