Dua Perusahaan Ini Dorong Startup Pelajar ke Ajang Internasional

Dua Perusahaan Ini Dorong Startup Pelajar ke Ajang Internasional

Addiction.id-Jakarta Belum lama ini, Telkom dan Gojek mengirim tiga startup pelajar asal Indonesia ke ajang inovasi digital se-Asia Pasifik yaitu Reactor Global Day. Startup itu adalah A.K.A.D, Stratagems, dan SMAK 1, yang mana masing-masing beranggotakan pelajar SMP, SMA, dan SMK.

Untuk diketahui, ketiga startup itu lahir dari program kolaborasi Telkom-Gojek untuk menciptakan talenta digital di Indonesia, yakni Digital Talent Entrepreneur Camp (DiLen EntreCamp)—yang merupakan jebolan dari Indonesia Telecommunication & Digital Research (ITDRI).

“Ketiga tim itu sebelumnya menjadi pemenang dalam final program Dilen EntreCamp Round 1 hasil kolaborasi kami dengan sekolah startup asal Singapura, Reactor School pada 8 Juli lalu, yang diikuti 24 tim,” terang Jemy Confido, SGM Telkom Corpu-IDTRI, melalui keterangan tertulis pada Kamis (22/7).

Di program itu, Gold Winner dimenangkan A.K.A.D dengan inovasinya, Skilldeck. Kemudian Silver Winner yaitu Stratagems (LAUNDREE) dan Bronze Winner yaitu SMAK 1 (U-tern).

Sebagai informasi, startup A.K.A.D melalui inovasi Skilldeck, menghadirkan kelas atau kursus berbagai bidang. Ini bisa mendukung minat dan skill para pengguna agar mendapat prospek pekerjaan di masa mendatang.

Selanjutnya, Stratagems dengan aplikasi LAUNDREE akan memberi tahu tempat laundry terdekat dari lokasi pengguna. Pun menjadi platfrom untuk mempertemukan pemilik usaha laundry dengan calon pekerjanya. Lalu U-Tern yang merupakan kependekan dari “Youth, its your turn!” menawarkan solusi membantu pengguna belajar bersama para ahli secara langsung, dan membantu mereka menggapai mimpi.

Jemy menjelaskan bahwa 24 tim yang telah mengikuti DiLen Round 1 sebelumnya, pada Agustus mendatang bisa menunjukkan inovasinya di acara BUMN Bergerak: ITDRI Showcase. Di acara ini, inovasi mereka akan dilihat oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya oleh BUMN.

Dua puluh empat tim itu, melalui platform Studext, akan mempresentasikan inovasi di depan para juri yang berpengalaman di bidang startup tech. Mereka adalah Khairul Rusydi (Founder & CEO Reactor School), Rizki Primasakti (Founder & CEO OCA), Pathya M Budhiputra (Founder & CEO Sprinthink), serta Djony Rosnipa (COO AntarDesa.id).

Khairul Rusydi, Founder & CEO Reactor School berharap para peserta bisa melanjutkan inovasinya.”Digital itu masa depan, saat ini kita sebenarnya di masa depan dan kami harapkan para peserta meneruskan inovasi teknologinya untuk kebaikan. Bangun startup digital guna mengubah dunia lebih baik dengan meningkatkan lingkungan sekitar kalian,” pungkasnya.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :