Perubahan di Industri Periklanan Selama Pandemi

FEMSTATION

Addiction.id-Jakarta Industri periklanan menjadi salah satu sektor yang terkena imbas pandemi COVID-19. Dinamika industri ini mengalami banyak perubahan. Salah satu parameter perubahan ini ialah perihal pemotongan gaji pekerja, demikian Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) DKI Jaya Elwin Mok mengatakan.

“Parameternya itu dilihat dari pemotongan gaji. Dari situ bisa dilihat bahwa industri ini terdampak,” tutur Elwin saat di diskusi daring bertajuk “Beriklan di Era Digital Plus Pandemi” yang digelar oleh FEMSTATION, Senin (19/7).

Ia melanjutkan bahwa pihaknya sempat melakukan survei terhadap 130 agensi yang tergabung dengan asosiasi. Kemudian didapati bahwa di 2020, ada 49% agensi yang tidak memotong gaji pekerja, sementara sisanya memotong. Kemudian pada awal 2021 ini, ada 67,4% yang tidak potong gaji.

Selain itu, perubahan lain yang dialami industri periklanan ialah peralihan ke media iklan ke digital. “Kita sekarang ini mau tak mau beralih ke digital,” jelas Elwin.

Di kesempatan yang sama, Dosen Departemen Ilmu Ekonomi di Institute Pertanian Bogor Iman Sugema mengatakan bahwa dampak yang diterima industri periklanan tak terlepas dari kerugian yang dialami perusahaan pengiklan. Perusahaan saat ini, lanjutnya, memangkas pengeluaran untuk hal yang bisa ditunda seperti iklan. Sementara agensi periklanan juga ikut memangkas pengeluaran, seperti pemotongan gaji pekerja.  

“Artinya dunia iklan itu menerima second round effect, dia tidak terkena langsung dampaknya karena perusahaan pengiklan yang mengurangi anggaran iklan,” lanjut Iman.

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa industri periklanan pasti terkena efek subtitusi karena pemangkasan anggaran. Hal inilah yang membikin periklanan beralih ke digital. “Pastinya konsultan periklanan menyarankan untuk switching. Misalnya yang tadinya beriklan di billboard itu kini ke platfrom digital seperti media sosial,” sambung dia.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :