Tokopedia Dukung Pemerataan Ekonomi Secara Digital di Indonesia

Tokopedia Dukung Pemerataan Ekonomi Digital di Indonesia

Addiction.id-Jakarta Menurut laporan Google 2020 e-Conomy SEA, potensi ekonomi digital Indonesia di lima tahun ke depan bisa mencapai US$124 miliar. Tokopedia melihat hal ini sebagai potensi besar untuk ekosistem digital.

Perusahaan e-commerce itu pun menciptakan Super Ecosystem yang memungkinkan semua orang bisa memulai dan menemukan apa pun. Siapa pun bisa berpartisipasi dalam ekonomi digital melalui ekosistem yang terbuka ini.

Sementara, melalui ekosistem digital tersebut, perusahaan juga berupaya mendorong pemerataan ekonomi di Indonesia.

“Tokopedia memiliki misi untuk mendorong pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Untuk bisa mencapai misi tersebut, Tokopedia berkomitmen untuk menciptakan sebuah Super Ecosystem lewat kolaborasi yang memungkinkan semua orang bisa memulai dan menemukan apa pun,” ujar Nuraini Razak, Vice President of Corporate Communications Tokopedia, Rabu (7/7).

Guna mencapai hal itu, Nuraini menuturkan bahwa banyak tantangan yang harus diselesaikan, termasuk dalam hal meningkatkan literasi keuangan masyarakat yang saat ini masih relatif rendah.

“Maka dari itu, di tahun 2016, kami berekspansi ke ranah fintech dengan menggandeng mitra perbankan untuk memungkinkan pengguna kami mengajukan permohonan kartu kredit melalui Tokopedia. Hingga saat ini, Tokopedia telah menghadirkan berbagai inovasi teknologi finansial, baik dalam lingkup instrumen investasi, layanan pembayaran, asuransi, dan pinjaman,” terangnya.

“Kami fokus mengedepankan edukasi lewat kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia,” tambah Nuraini.

Selain itu, ia memaparkan bahwa Tokopedia kini telah menjangkau 99% kecamatan di Indonesia, memberdayakan lebih dari 11 juta penjual. Dari jumlah total penjual ini, nyaris seluruhnya adalah UMKM yang memasarkan lebih dari 550 juta produk ke lebih dari 100 juta pengguna aktif setiap bulannya. Adapun saat ini, lebih dari 1% ekonomi Indonesia terjadi di Tokopedia.

“Semua inovasi yang kami hadirkan berpusat pada misi kami. Dimulai sebagai marketplace C2C hampir 12 tahun lalu, saat ini Tokopedia telah berevolusi menjadi sebuah perusahaan teknologi Indonesia yang tak terbatas pada layanan marketplace dan produk digital saja. Tetapi juga mencakup layanan logistik dan fulfillment; fintech dan pembayaran; hingga memberdayakan retailer tradisional lewat aplikasi Mitra Tokopedia,” ujar Nuraini.

“Ke depannya, kami akan terus berkomitmen dalam mendorong pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia baik melalui peningkatan solusi keuangan, logistik, dan pemberdayaan warung dan toko-toko kelontong di seluruh Indonesia,” tandasnya.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :