UEFA Larang Sponsor EURO 2020 Berkampanye dengan Warna Pelangi di Baku dan St. Petersburg

UEFA Larang Sponsor EURO 2020 Berkampanye dengan Warna Pelangi di Baku dan St. Petersburg

Addiction.id-Jakarta Union of European Football Associations (UEFA) selalu berada di barisan depan jika berbicara soal  promosi inklusivitas dan toleransi dalam sepak bola.

Namun, baru-baru ini, badan sepak bola Eropa tersebut melarang sponsor Euro 2020 untuk menggunakan iklan berwarna pelangi di stadion di Baku, Azerbaijan, dan St. Petersburg, Rusia, selama perempat final. Demikian menurut laporan dari sponsor turnamen Volkswagen (VW), beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, warna pelangi merupakan simbol yang diakui secara internasional untuk mewakili komunitas LGBTQ. LGBTQ sendiri kerap menjadi pembahasan yang panas di banyak negara.

“Karena kekhawatiran UEFA terkait hukum di Rusia dan Azerbaijan, asosiasi memberi tahu kami bahwa tak boleh berkampanye dengan warna pelangi di St. Petersburg dan Baku,” ujar perusahaan otomotif Jerman itu, melalui keterangan tertulis.

Pada pekan lalu, UEFA menolak permintaan dari dewan kota Munich stadion yang ingin mewarnai stadion dengan warna pelangi saat pertandingan grup Jerman melawan Hungaria, dengan alasan politis.

Namun, sejumlah sponsor Euro 2020, termasuk VW, malah menggunakan warna pelangi untuk kampanyenya di stadion selama pertandingan babak 16 besar, kendati tak ada permainan dari Rusia atau Azerbaijan.

Meski begitu, kampanye itu akan tetap ada di Munich, Jerman, dan Roma, Italia untuk semifinal dan final di London, Inggris. Namun, VW tetap saja mengatakan mereka menyesali keputusan UEFA karena mereka ingin terus mengampanyekan dan mendukung keberagaman.

Sekalipun melarang bendera pelangi, UEFA menyatakan, “Simbol yang mewujudkan nilai-nilai inti kami, mempromosikan segala sesuatu yang kami yakini—yakni masyarakat yang lebih adil dan egaliter, toleran terhadap semua orang, terlepas dari latar belakang, keyakinan atau jenis kelamin.”

Sebelumnya, petugas stadion menyita bendera pelangi dari dua pendukung Denmark, di pertandingan peremat final Denmark melawan Republik Ceko, di Baku pada Sabtu (3/7).

Sementara itu, UEFA sendiri mengatakan bahwa mereka tak menginstruksikan petugas untuk menyita bendera pelangi di stadion. Mereka mengaku telah mengembalikan bendera tersebut, dan saat ini insiden tersebut sedang diselidiki.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :