Iklan Digital Diprediksi Meningkat, Agensi Jadi Punya Peluang

Belanja Iklan Digital Diprediksi Meningkat, Agensi Jadi Punya Peluang

Addiction.id-Jakarta Beberapa waktu lalu, Nielsen melaporkan bahwa belanja iklan di 2020 mengalami kenaikan di semua platform, terutama di digital, dengan nilai total Rp229 triliun di akhir tahun. Padahal sebelumnya industri periklanan tampak pesimis karena pandemi COVID-19.

Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) bahkan memprediksi belanja iklan di 2021 akan naik hingga 10-15%.

Data dan prediksi itu menjadi peluang bagi pihak industri kreatif dan periklanan. Hal ini diakui oleh agensi periklanan digital Idenya Flux.

“Potensi ini tentu saja merupakan peluang besar bagi para pelaku industri kreatif di tanah air dalam memperebutkan pangsa pasar yang ada,” ujar Yohanes Auri, CEO dan Founder Idenya Flux, dikutip pada Jumat (25/6).

Bersamaan dengan itu, ia menambahkan, para pelaku industri kreatif harus bisa menawarkan solusi kreatif yang kompetitif, inovatif, dan relevan. Dengan begitu, mereka bisa menjawab tantangan brand dan membantu mencapai  target komunikasi, baik melalui platform digital maupun nondigital.

Yohanne juga mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan strategi kreatif inovatif, yang juga sejalan dengan visi Idenya Flux. Ia berharap bisa berkontribusi lebih, terutama dalam pengembangan agensi digital lokal.

“Rangkaian program yang ditawarkan untuk pengembangan bisnis digital agensi lokal ini berupa sesi pembinaan dan pemberian modal bagi perkembangan bisnis mereka,” ucapnya.

Untuk diketahui, Idenya Flux berdiri sejak 2018 dan berbasis di Jakarta. Agensi kreatid ini menawarkan strategi kampanye iklan menyeluruh atau 360 derajat, pembuatan video komersial, aktivasi, perencanaan media, serta kampanye digital dan media sosial.

Pada kuartal kedua 2021 ini, Idenya Flux berhasil melampaui target pendapatan. Adapun selama tiga tahun berdiri, agensi ini berhasil meraup total pendapatan sebesar 4 juta dolar. Di sepanjang tahun itu pula, agensi ini telah bekerja sama dengan ratusan brand, misalnya XL Axiata, Uniqlo, Garuda Indonesia, Citilink, AIA, BNI 46, SONY, dan Porsche.

Fleksibilitas dan kecepatan menjadi dua kunci utama yang membikin Idenya Flux dipilih banyak brand. Dengan fleksibilitas, Idenya Flux selalu bisa berkolaborasi dengan klien sesuai kebutuhan klien dalam menciptakan, menjalankan, hingga meraih sukses dalam campaign. Selain itu, dengan kecepatan, agensi bisa cepat mengadaptasi trend, khususnya pada kampanye digital juga menjadi kunci yang membuat klien selalu puas dengan inovasi ide segar yang relevan dari Idenya Flux.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :