Acara Besar Berlanjut, Belanja Iklan Melonjak Tahun Ini

Acara Besar Berlanjut, Belanja Iklan Melonjak Tahun Ini

Addiction.id-Jakarta Belanja iklan global diperkirakan akan melonjak hingga 14% pada tahun ini. Ini terjadi karena acara yang sempat ditunda pada tahun lalu karena pandemi COVID-19, akan dihadirkan kembali pada tahun ini. Misalnya acara olimpiade olahraga di sejumlah wilayah, seperti di Eropa dan Jepang. 

Dikutip dari Financial Times (13/6), perusahan riset Magna memprediksi bahwa belanja iklan global akan meningkat $78 miliar menjadi $657 miliar. Peningkatan ini sebagian besar didorong oleh iklan digital.

Vincent Létang dari Magna mengatakan bahwa angka itu menunjukkan pertumbuhan terkuat yang pernah dipantau oleh Magna. Angka itu juga jauh melampaui perkiraan sebelumnya dari agensi penjualan media utama.

Adapun tren positif itu menjadi harapan bagi grup induk periklanan seperti WPP, Omnicom dan IPG, serta pemilik media tradisional. Magna sendiri memperkirakan sebagian besar belanja iklan diarahakan untuk periklanan digital, di mana Google dan Facebook menjadi pemain dominan.

Untuk pasar periklanan di Amerika Serikat (AS), Magna memperkirakan kenaikan belanja iklan hingga 15%. Angka ini meningkat 9% dari perkiraan Magna sebelumnya. Adapun peningkatan ini didorong terutama oleh peningkatan konsumsi dan kembalinya acara olahraga besar.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, belanja iklan, terutama di media tradisional, sangat menurun karena pembatasan sosial selama pandemi. Namun, pemasaran online mendorong platform global seperti Google, Facebook dan Alibaba, membikin penurunan belanja iklan global hanya 2,5% pada 2020.

Magna memprediksi peningkatan e-commerce dan pemasaran online akan berlanjut sepanjang tahun ini. Kemudian iklan digital akan berkontribusi besar pada pemulihan belanja iklan. Periklanan digital diperkirakan akan tumbuh 20%, mewakili sekitar 64% dari total penjualan iklan pada 2021.

Sementara, media periklanan tradisional seperti cetak, majalah, papan reklame di luar rumah, dan radio diperkirakan akan kembali tumbuh. Namun, pertumbuhan ini berlangsung lambat dan hanya 3%.

Kemudian Magna juga memprediksi bahwa kembalinya iklan minuman dan mobil serta acara olahraga besar, termasuk turnamen sepak bola Euro 2020 dan olimpiade di Jepang, akan membantu TV mengembalikan jumlah penonton yang menurun.

Setiap satu dari 70 pasar iklan di seluruh dunia yang dipantau oleh Magna diperkirakan akan mengalami peningkatan belanja iklan. Dalam hal ini, Inggris akan mengalami pemulihan 16,8%, disusul Cina 16% dan Brasil 15,2%.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :