Google Didenda Triliunan Rupiah Karena Monopoli Iklan

Addiction.id-Paris Otoritas Prancis mendenda Google sebesar Rp3,8 triliun lantaran telah memonopoli iklan.

Pengawas kompetisi Prancis mendapati bahwa Google mempromosikan layanan iklan online-nya sendiri namun merugikan para kompetitornya. Manajemen iklan Google, Google Ad Manager, lebih menyukai pasar iklan online milik perusahaannya sendiri yaitu Google AdX.

Google lantas akan mengubah metode bisnis periklanannya. Raksasa teknologi ini sepakat untuk mempermudah penerbit menggunakan data dan alatnya.

“Kami akan menguji dan mengembangkan perubahan ini selama beberapa bulan mendatang sebelum meluncurkannya secara lebih luas, termasuk beberapa secara global,” ujar perusahaan itu, dikutip Selasa (8/6).

“Keputusan untuk memberi sanksi kepada Google sangat penting, karena ini adalah keputusan pertama di dunia yang berfokus pada proses lelang algoritmik kompleks yang menjadi sandaran bisnis iklan online,” jelas Isabelle de Silva, kepala Autorité de la concurrence (Otoritas Kompetisi) Prancis.

Pengawas menuturkan bahwa Google Ad Manager memberi AdX data strategis, seperti harga penawaran yang menang di pasaran. Sementara, AdX bisa mendapat akses istimewa untuk menerima permintaan dari pengiklan melalui layanan iklan Google.

Otoritas Prancis merilis penyelidikannya pada 2019, menyusul pengaduan dari News Corp, grup penerbitan berita Prancis Le Figaro, dan grup pers Belgia Rossel. Mereka yang merasa dirugikan minta ganti rugi dari Google.

Ini bukan pertama kalinya Google didenda karena melanggar aturan periklanan Eropa. Google pernah didenda Rp2.400 triliun oleh UE karena memblokir iklan pesaingnya pada 2019. Di tahun yang sama, Google juga didenda Rp868 juta oleh regulator data Prancis CNIL karena melanggar aturan perlindungan data UE.

Jauh sebelum itu, pada 2018, otoritas persaingan UE mendenda Google sebesar € 4,34 miliar karena memblokir kompetitornya melalui sistem operasi seluler Android. Lalu pada 2017, perusahaan juga didenda € 2,42 miliar karena menghalangi saingan situs perbandingan belanja.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :