Merambah ke Indonesia, Antsomi Tunjuk Country Director untuk Indonesia

Addiction.id-Jakarta  Kebanyakan bisnis Indonesia pada hari ini sudah berbasis pada data. Berangkat dari hal ini, perusahaan teknologi marketing berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Antsomi menjadikan Indonesia sebagai pasar utama di Asia Tenggara. Dengan ini, Antsomi menunjuk Ilona Juwita sebagai Country Director untuk Indonesia.

Ilona sendiri telah lama berkiprah di industri digital. Ia merupakan co-founder dan CEO ProPS (PT Promedia Punggawa Satu), perusahaan yang bergerak dalam teknologi periklanan.

Karir dia bermula dari Kompas.com, di mana ia berperan di bidang sales dan marketing. Peran ini yang turut mendorongnya mendirikan ProPS, yang fokus dalam servis monetisasi programmatic untuk publisher.

Ia pun terlibat di berbagai asosiasi seperti Indonesian Digital Association (IDA) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Ia menjadi pemimpin departemen pengembangan usaha di masing-masing asosiasi ini. Dia turut berperan dalam mengembangkan kerja sama dengan pihak lain, sembari memberi pengetahuan dan manfaat bagi industri.

Melihat kiprah Ilona itu, Co-founder dan CEO Antsomi Serm Teck Choo mengaku senang menerima Ilona sebagai tim.

“Dengan pengalamannya dalam bekerja terkait data, kami yakin menjadi jalur yang tepat baginya untuk mendorong pasar Indonesia dengan teknologi baru berbasis data seperti platform manajemen data pelanggan (Customer Data Platform) dan menolong lebih banyak perusahaan Indonesia bertransformasi menjadi perusahaan yang mendorong bisnisnya dengan berbasis data,” ungkap dia, belum ini.

Sementara itu, Ilona sendiri mengaku bangga bisa begabung dengan Antsomi sebagai Country Director untuk Indonesia.

“Terlibat dengan berbagai pihak di industri memberikan saya pemahaman lebih betapa sulitnya untuk perusahaan berkembang secara terus menerus dalam ekosistem yang terus tumbuh ini. Oleh karenanya, transformasi digital menjadi penting dan harus. Bergabung dengan Antsomi yang memiliki misi yang sama dan diperkuat dengan solusi yang maju, memungkinkan saya untuk berkontribusi lebih dalam ekosistem berbasis data,” sambung dia.

Untuk diketahui, sejak meluncurkan produk unggulannya—yaitu CDP 365, perangkat lunak platform manajemen data pelanggan berbasis AI—pada Juni lalu, Antsomi membantu banyak perusahaan di Asia Tenggara. Perusahaan membantu mengintegrasikan semua data pelanggan dan mengaktifkannya di berbagai saluran, guna menghadirkan pengalaman berinteraksi lebih baik—yang didukung oleh fitur personalisasi dan marketing automation.

Antsomi sendiri berkantor pusat di Singapura dan belum lama ini membuka kantor perwakilan di Malaysia dan Vietnam, serta kini merambah ke Indonesia.

Antsomi telah menunjuk ProPS sebagai partner reseller di Indonesia, guna memberdayakan pasar yang telah dibangun oleh ProPS. ProPS sendiri telah bekerja sama dengan banyak perusahaan di Indonesia dan media beberapa tahun belakangan ini. Antsomi akan memperkuat ProPS dalam hal manajamen data pelanggan berbasis AI, melalui Antsomi CDP 365. Ini akan membantu perusahaan mendorong pengalaman pelanggan berinteraksi secara multisaluran (omnichannel customer experience).

(LH)  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :