Bisnis Iklan Game Meningkat di Awal 2021

Addiction.id-Jakarta Platform Ad Intelligence SocialPeta kembali melaporkan hasil risetnya terkait bisnis iklan game mobile di semester awal 2021, dikutip Sabtu (29/5).

Sebagaimana telah diketahui, pada 2020, pengiklan di ranah global meningkat secara signifikan seiring dengan cepatnya perkembangan industri game mobile.

Tren tersebut masih berlanjut hingga semester pertama 2021, meski hanya meningkat 1,78% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menurut data dari SocialPeta.

Meski begitu, jumlah pengiklan di sebagian besar wilayah menunjukkan tren yang menurun. Hanya pengiklan di Amerika Utara dan Oseania yang meningkat. Di Amerika Utara, jumlah pengiklan mengalami peningkatan tertinggi hingga 19,79%.

Sementara itu, jumlah pengiklan aktif harian secara keseluruhan di ranah global meningkat, terutama dari Januari hingga April 2021, di mana jumlah materi pada April mencapai puncaknya dengan melebihi 7 juta.

Adapun materi iklan yang dominan ialah yang berjenis video, dengan persentase sekitar 87,64% secara keseluruhan. Proporsinya pun meningkat hingga 17,51%, jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Perihal distribusi, pengiklan di Android menyumbang proporsi yang lebih tinggi mencapai 58%.

Lebih lanjut, Asia Tenggara dilaporkan sebagai kawasan dengan pertumbuhan tercepat di industri game., di mana ada lebih dari 9,5 juta pemain game dan pendapatan tahunannya melebihi US$40 miliar.

Pada saat yang sama, industri game mobile mendominasi pasar di kawasan ini, dengan menyumbang pendapatan sekitar 70% dari total pendapatan tersebut. Temuan ini juga membuktikan bahwa Asia Tenggara sebagai salah satu pasar game mobile dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Perihal iklan, jumlah pengiklan dan materi aktif harian di Asia Tenggara lebih rendah daripada di Amerika Serikat. Namun, secara keseluruhan, pada dasarnya sama, di mana jumlah aktif hariannya relatif stabil, di kisaran 5.600 hingga 5.800.

Untuk bahan kreatif, pasar ini juga menunjukkan tren peningkatan, di mana puncaknya sekitar 3,8 juta di awal April 2021, sebelum rata-rata jumlah materi harian mulai terus mengalami penurunan.

Di pasar Asia Tenggara, jumlah pengiklan teratas ada di game kasino, sustainability learning game (SLG), shooting game (STG), dan action. Proporsi game mid-core/hardcore dan game kasual pada dasarnya sama dan jumlah di Android serta IOS juga memiliki rasio 6:4.

Diketahui, saat ini persaingan memaksa pihak pengembang untuk mengoptimalkan jalur pembayaran iklan dan pengguna. Mode “IAP + kampanye iklan” ialah pilihan yang baik. Misalnya, unit iklan video reward meningkatkan pengalaman bermain game pemain. Beberapa pemain akan sangat senang untuk melihat materi iklan ketimbang melakukan pembayaran uang.

Terlepas dari itu, tren saat ini menunjukkan bahwa game mobile semakin mampu menjangkau berbagai perangkat. Pengguna ingin dapat memainkan game multiplayer populer dan berkualitas tinggi di perangkat seluler dan konsol video game, seperti Apex Legends, salah satu game mobile FPS yang paling dinantikan pada 2021.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :