Alasan Uniqlo Diblokir di AS

Addiction.id-Jakarta Uniqlo, perusahaan pakaian retail milik perusahaan Fast Retailing Co Ltd, sempat diblokir di perbatasan Amerika Serikat (AS) pada Januari lalu.

Pemblokiran itu dilakukan lantaran perusahaan menggunakan bahan baku kapas yang diproduksi di wilayah Xinjiang, Cina, menurut laporan Reuters pada Rabu (19/5). Sebagaimana telah diketahui,  AS melarang masuknya produk yang bahan bakunya berasal dari Xinjiang. Sebab wilayah ini diduga menjalankan praktik kerja paksa.

Berangkat dari pelarangan itu, berdasarkan Dokumen Bea Cukai AS tertanggal 10 Mei, dilakukan penyitaan kemeja pria Uniqlo pada 5 Januari lalu di Pelabuhan Los Angeles. Disebutkan pula bahwa perusahaan mengaku keberatan.

Induk Uniqlo, Fast Retailing, pun mengaku kecewa terhadap keputusan Bea Cukai AS tersebut. Namun, protes yang diajukan oleh perusahaan induk Uniqlo dibantah.

“Uniqlo memiliki mekanisme yang kuat untuk mengidentifikasi setiap potensi pelanggaran hak asasi manusia dan pekerja. Semua item Uniqlo hanya menggunakan kapas yang berasal dari sumber yang berkelanjutan,” kata perusahaan tersebut.

Sementara itu, juru bicara kementerian luar negeri Cina Zhao Lijian menegaskan bahwa tak ada praktik kerja paksa di Xinjiang. Pihaknya juga menuding AS hanya menggunakan taktik ‘penindasan’.

“Perusahaan yang relevan harus dengan jelas berdiri dan menentang tindakan irasional oleh AS ini,” pungkasnya.

(LH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Enter Captcha Here :