Digitarasa-GoFood Latih UMKM Agar Sukses Bisnis Digital

Addiction.id-Jakarta. Digitarasa kembali menggelar pelatihan untuk pengusaha kuliner terpilih. Di gelaran ketiga ini, program akselerator usaha kuliner tersebut mesti memilih 20 dari 3.000 peserta asal Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Sekadar informasi, dilansir dari laman resminya, Digitarasa—yang disokong oleh GoFood, hadir untuk mempercepat pertumbuhan bisnis kuliner di Indonesia. Platform digital ini bisa diandalkan para pengusaha untuk menjangkau audiens dan memasarkan produk.

Para pengusaha terpilih itu diberi pelatihan. Mula-mula, mereka akan disuguhkan materi yang dipaparkan langsung oleh sejumlah pelaku kuliner ternama di Indonesia, seperti CEO Mangkokku Julius Kartadinata, SVP Kopi Kenangan Rahmad Budiarjo, CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata, CEO Digitarasa Chef Arnold Poernomo, dan lain sebagainya.

Adapun materi di pelatihan ini meliputi strategi manajemen bisnis F&B, perencanaan dan pelaporan keuangan, strategi meningkatkan skala bisnis kuliner, hingga seluk beluk dunia kuliner.

Setelah itu, peserta akan mendapat pendampingan atau mentoring terkait pengelolaan bisnis kuliner. Sesi ini dilakukan secara personal dan fokus. Terakhir, pelatihan ini diisi sesi business review untuk menilai kesiapan bisnis kuliner dalam melakukan ekspansi.

Untuk keterangan lebih lanjut perihal Digitarasa, silahkan kunjung Instagram digitarasa_id atau situs www.digitarasa.id.

Head of GoFood & Platform Merchant Marketing Gojek Felicia Wijaya mengatakan bahwa di gelaran ketiga ini, pihaknya ingin berbagi kiat-kiat sukses berbisnis kuliner kepada pelaku UMKM, dengan memanfaatkan strategi promosi digital.

Menurut felicia, strategi pemasaran yang baik turut membikin bisnis kuliner menarik, termasuk pengadaan diskon dan promosi produk.

“Di GoFood, kami membuka peluang seluas-luasnya bagi mitra usaha yang ingin menjalankan strategi promosi dengan mudah dan efektif. Pelaku usaha bisa memilih sendiri jenis promosi yang sesuai dengan target bisnisnya, seperti jenis promo ‘menu rekomendasi’ diskon di item menu, diskon total belanja, hingga diskon ongkos kirim,” terang dia, melalui keterangan tertulis, Selasa (6/4).

Selain menawarkan diskon, lanjut Felicia, mitra usaha pun bisa menerapkan strategi rekomendasi menu. Dengan cara ini, mitra usaha bisa menawarkan menu andalan secara rutin dan konsisten agar menjadi best seller. Menu ini pun bisa dikombinasikan dengan menu baru yang ingin dipromosikan dalam bentuk paket.

Ia menambahkan, strategi tersebut semakin efektif di masa pandemi COVID-19, lantaran turut menjawab tren pembelian makanan dalam jumlah banyak.

“Hal yang tak kalah penting dan sering kali terlupakan oleh mitra usaha adalah tampilan menu, seperti foto, nama dan deskripsi menu, hingga pengaturan kategori, sehingga bisa memudahkan konsumen dalam melakukan pencarian menu andalan. Hal ini cukup sederhana tetapi dapat membuat pelanggan semakin setia membeli dari resto,” lanjutnya.

(LH)