Startup Ini Beri Layanan Iklan Digital Gratis Untuk UMKM

Addiction.id-Jakarta. Startup atau perusahaan rintisan yang bergerak di bidang pendidikan, Wallstreet Devop, mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan industri saat ini. Untuk itu, mereka menawarkan layanan iklan digital gratis kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Bukan cuma itu, perusahaan pun membuka kesempatan kepada para pelaku usaha untuk mengikuti konsultasi pemasaran digital.

“Dengan adanya layanan periklanan digital gratis ini, kami mengajak UMKM untuk meningkatkan skill mereka di dalam dunia digital,” tutur Managing Director Wallstreet Devop Suaidi Salim melalui keterangan resmi, Senin (29/3).

Suaidi mengatakan bahwa terobosan tersebut tak lepas dari kondisi pandemi COVID-19, yang dampaknya berat bagi UMKM. Disebutkan bahwa para pelaku UMKM hari ini mengalami penurunan penjualan yang tinggi. Padahal, menurut data internal Wallstreet Devop, jumlah UMKM saat ini membludak hingga 65 juta unit dan diprediksi akan terus bertambah.

Mengutip survei Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI), Suaidi menyebut 36,7% UMKM tak membukukan penjualan. Sementara, 26,6% unit usaha mengalami penurunan penjualan lebih dari 60%.

Selain itu, Suadi mengatakan bahwa penawaran layanan iklan digital gratis yang ditawarkan pihaknya pun dilatarbelakangin oleh adanya peruhan perilaku konsumen dalam berbelanja, dari pembelian konvensional ke online.

“Sejak pandemi, transformasi digital bergerak cepat, sedangkan masih banyak UMKM yang belum siap beradaptasi dengan dunia digital,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap layanan iklan digital gratis itu bisa dimanfaatkan pelaku UMKM. Sehingga mereka bisa bisa menjaga daya saing dan mempertahankan usaha di tengah krisis pandemi bahkan setelah pandemi.

Perihal konsultasi pemasaran, kata Suadi, akan dijalankan oleh alumni dari Program Sertifikasi Wallstreet Devop dan University of Oxford di bidang digital marketing untuk menambah pengalaman portofolio para pelaku usaha.

“Selain menambah pengalaman portofolio, konsultasi itu juga diharapkan bisa mengembangkan UMKM di bidang digital,” pungkas dia.

(LH)