Lagi, KPI Tegur TV Karena Tampilkan Iklan yang Melanggar Aturan

Addiction.id-Jakarta. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan surat teguran kepada lima stasiun televisi, yaitu RCTI, Indosiar, FTV, SCTV, dan Trans 7. Pasalnya, kelima stasiun TV ini menayangkan iklan yang dinilai melanggar aturan.

Iklan yang dimaksud KPI ialah iklan Grab Food bertajuk ‘GrabFood Versi Bertualang Rasa Cerita Cinta’. Iklan yang dibintangi Rio Dewanto ini menayangkan talent pria lain yang berperan seperti perempuan. Talent pria mengenakan riasan bak perempuan. Selain itu, tubuh dan dubbing suaranya terdengar keperempuanan.

“..ini loh cronuts alias croissant donuts, Beib!” ujar pria di iklan tersebut.

Menurut KPI, sebagaimana surat tegurannya yang tertanggal 3 Maret 2021 itu, adegan tersebut dinilai tak memperhatikan kepentingan dan perlindungan anak serta remaja dalam aspek produksi siaran.

Berdasarkan surat teguran KPI, iklan tersebut telah melanggar dua pasal dalam P3SPS KPI 2021, yaitu Pasal 14 ayat 2 P3 dan Pasal 15 ayat 1 SPS.

Pada Pasal 14 ayat 2 disebutkan bahwa lembaga penyiaran wajib memperhatikan kepentingan anak dalam setiap aspek produksi siaran.

Sementara, Pasal 15 ayat 1 mewajibkan lembaga penyiaran memperhatikan dan melindungi hak dan kepentingan orang dan/atau kelompok pekerja yang dianggap marginal, dengan orientasi seks dan identitas gender tertentu, dengan kondisi fisik tertentu, yang memiliki cacat fisik dan/atau mental, pengidap penyakit tertentu, dan/atau orang dengan masalah kejiwaan.

Adapun iklan tersebut ditayangkan dari 19 hingga 23 Februari, dikutip dari laman resmi KPI, Kamis (11/3).

Selain itu, iklan tersebut dianggap mengabaikan surat edaran yang telah diterbitkan KPI bernomor 184/K/KPI/02/16 pada 18 Februari 2016 dan No.203/K/KPI/02/16 tertanggal 23 Februari 2016. Dua surat edaran ini berisi tentang larangan menampilkan LGBT di program siaran.
Akibat dari pelanggaran itu, kelima stasiun TV mendapat sanksi administratif berupa teguran tertulis.

Sejatinya, ini bukan kali pertama bagi KPI menegur stasiun TV karena pelanggaran serupa. Pada Februari lalu, enam stasiun TV ditegur KPI lantaran menayangkan iklan Starmarker yang menampilkan pria berdandan bak perempuan.

(LH)