Pupuk Indonesia Gaet Ribuan UMKM, Termasuk yang Bergerak di Bidang Periklanan

Addiction.id-Jakarta. Perseroan memberi ruang dan peluang bagi pelaku UMKM untuk bertransaksi dan menjalin kemitraan melalui Program Pasar Digital (Padi) UMKM. Demikian tutur Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Achmad Bakir Pasaman.

Adapun Padi UMKM merupakan platform besutan Kementerian BUMN untuk memonitor kontribusi BUMN terhadap UMKM di seluruh Indonesia. Platform ini punya fitur Padi UMKM B2B, yang memungkinkan pelaku BUMN berbelanja produk-produk lokal berkualitas dari UMKM dengan transaksi business-to-business.

Pupuk Indonesia sendiri, untuk sepanjang tahun ini, menargetkan 2.233 UMKM pemasok dengan nilai transaksi mencapai Rp2,69 triliun melalui Padi UMKM. Selain itu, perusahaan pun akan melakukan transaksi B2B dengan UMKM senilai Rp144 miliar.

“Kami berharap para vendor UMKM bisa terus mengembangkan produknya dan terus bermitra dengan Pupuk Indonesia, supaya tercipta ekosistem rantai nilai dan rantai pasok yang berkelanjutan antara Pupuk Indonesia dan UMKM,” ujar Bakir melalui keterangan pers, Jumat (19/2).

Sebelumnya, di tahun lalu, Program Padi UMKM Pupuk Indonesia berhasil menggandeng 2.030 UMKM pemasok. Melalui Padi UMKM B2B, Pupuk Indonesia telah melakukan transaksi business-to-business senilai Rp41 miliar.

Adapun UMKM yang bermitra itu bergerak di bidang ekspedisi dan pengepakan, pengadaan peralatan mesin, pengadaan peralatan elektronik, perawatan peralatan mesin, hingga jasa periklanan.

“Dengan membangun ekosistem rantai nilai dan rantai pasok yang berkelanjutan antara BUMN dan UMKM, maka kita bisa mendorong ketahanan dan daya saing beragam produk karya anak bangsa Indonesia dengan multiplier effect yang positif terhadap upaya kita bersama dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca adanya pandemi Covid-19 ini,” ujar Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury.

(LH)