TopAds Tokopedia Mudahkan Pengusaha Beriklan Otomatis

Addiction.id-Jakarta. Kehadiran platform e-commerce mempermudah masyarakat untuk berbelanja online. Penetrasi penggunannya pun kian meningkat selama pandemi Covid-19 melanda. Kondisi ini justru menjadi peluang bagi para pengusaha untuk melebarkan sayapnya ke ranah digital.

Adapun salah satu e-commerce yang mengemuka di Indonesia saat ini ialah Tokopedia. Baru-baru ini, perusahaan tersebut memperbarui fiturnya dangan menambahkan fitur TopAds guna mengoptimalkan penjualan para pengusaha. Melalui fitur ini, pengguna akan mendapat rekomendasi produk yang sesuai dengan barang yang dicari.

Data Analyst Tokopedia Erika Hutapea mengatakan fitur TopAds ini memanfaatkan big data. TopAds ini akan menampilkan produk yang dijual tampil pada peringkat teratas.

Selain itu, dengan TopAds, penjual bisa mengaktifkan fitur Iklan Otomatis. Sehingga, penjual tak perlu repot mengatur iklan. Penjual cukup memasukkan budget dan periode iklan, kemudian iklan mereka langsung aktif.

“Menurut data internal kami, 80% penjual baru mendapatkan order pertama mereka dari TopAds,” ungkap Erika, Minggu (20/12).

Big data di fitur ini menyajikan data yang terdiri dari user behavior, harga, hingga tren produk yang diincar konsumen. Dengan demikian, penjual akan lebih mudah untuk menentukan hal apa saja yang dipromosikan sesuai bujet.

Fitur TopAds memang ditujukan untuk para penjual agar mereka bisa mempromosikan produk tepat sasaran. Biayanya pun terbilang murah, dari Rp 250, Rp 300, dan Rp 350 bergantung kategori produk yang dijual.

“Semakin banyak data, semakin banyak yang bisa dilihat, tapi dari sisi olahan big data itu sendiri, kita harus tahu objektif apa yang mau dilihat, karena tidak semua hal harus atau perlu kita lihat. Dengan semakin banyaknya penjual dan pembeli di Tokopedia, kita harus memastikan bahwa penjual bisa memperoleh insight yang diperlukan untuk penjualan mereka dan pembeli pun bisa menemukan apa yang mereka butuhkan di Tokopedia,” terang Erika.

Selama pandemi ini semakin banyak UMKM yang bermigrasi ke digital. Big data TipAds akan membantu mereka dengan menyajikan wawasan tentang konsumen, tren pasar, dan rekomendasi promosi.

“Kami membantu agar UMKM ini mendapat kesempatan yang sama, bisa berupa flash sale, iklan, dan program lain untuk meningkatkan penjualan dan menarik minat konsumen. Peran kami menciptakan leveling untuk penjual sejak baru berjualan (newbie) maupun penjual lama (mature),” jelas Erika.

“Perubahan konstan seperti ini yang menjadi tantangan tersendiri, namun sangat menarik untuk dikulik dan dibagikan kepada penjual agar bisnis mereka tetap bisa berkembang. Selain itu, yang seru sebenarnya adalah bagaimana kami mengolah dan menampilkan data yang ‘njelimet’ menjadi sebuah cerita (storytelling) dan menghasilkan dampak bagi penjual dan pembeli lewat pengembangan fitur pada produk. Ada kepuasan tersendiri di sana,” sambungnya.

(LH)