Alasan Iklan yang Muncul ‘Relate’ dengan Pengguna

Addiction.id-Jakarta. Saat bermain di media sosial, biasanya Kamu akan menemukan iklan. Jika Kamu perhatikan dengan baik, iklan yang muncul itu sesuai atau berkaitan dengan apa yang Kamu cari.

Tak jarang ada beberapa orang yang merasa diintai karenanya.   

Sebelum khawatir lebih jauh, di masa kini hal tersebut merupakan hal wajar seiring perkembangan dan kemajuan teknologi digital.

Mengenai hal tersebut, Dosen Informatika FTI Universitas Islam Indonesia (UII) Dr Mukhammad Andri Setiawan memberi penjelasan berikut ini, Senin (7/12).

1. Re-targeting Ads

Konsep ini untuk memunculkan kembali iklan yang pernah kita cari di Google.

2. Umumnya media sosial akan membaca cookie

Cookie merupakan data kecil yang disimpan di gawai saat pengguna berselancar di internet.

3. Membaca informasi dari cookie

Media sosial membaca informasi dari cookie dan menjadikannya input untuk ditampilkan dalam bentuk iklan di media sosial.

Selain itu, media sosial juga menampilkan iklan berdasarkan interaksi yang dilakukan pengguna.

Alasan iklan yang ‘relate’ itu muncul ialah agar pengiklan bisa menargetkan orang yang kemungkinan besar akanĀ  membeli produk dari re-targeting ads.

Perlu Kamu ketahui, media sosial akan melacak seluruh aktivitas penggunanya di media sosial, dari menyukai, berkomentar, unggah foto atau video, penggunaan tagar, penyebutan merek, hingga lokasi geografis.

Pelacakan aktivitas itu sejatinya membantu media sosial memprediksi soal produk yang mungkin pengguna cari atau inginkan.

Nah, itu dia penjelasan mengapa iklan yang muncul seringkali ‘relate’ dengan kita, selaku pengguna media sosial.

Di balik kecanggihan itu, ada baiknya bagi para pengguna untuk berjaga-jaga, seperti tidak membeberkan data yang mengundang kejahatan seperti lokasi pribadi terkini. Pasalnya, belakangan ini banyak peretas yang beraksi mencuri data para pengguna.  (LH)