Gojek Buat Modul Pelatihan Antikekerasan Seksual Untuk Pengguna

Addiction.id-Jakarta. Gojek merilis modul pelatihan antikekerasan seksual untuk mitranya melalui fitur Tips Pintar. Perilisan modul ini bertepatan dengan peringatan ’16 Hari Anti Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan’.

Secara rinci, ada dua materi yang bisa diakses oleh driver dan diluncurkan secara bertahap.

Pertama, Kenali dan Hindari Kekerasan Seksual. Modul ini berisi pengetahuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kekerasan seksual yang muncul di lingkungan terdekat. Disertai pula informasi terkait langkah-langkah untuk menghindari atau melawan kekerasan ini.

Kedua, Kenali Proses Rujukan Kasus Kekerasan Seksual. Modul ini berisi pengetahuan terkait langkah-langkah yang bisa dilakukan saat menghadapi atau membantu korban kasus kekerasan seksual.

Menurut keterangan Chief Transport Officer Gojek Raditya Wibowo, perilisan akses pengetahuan antikekerasan seksual di fitur Tips Pintar merupakan bagian dari inisiatif #AmanBersamaGojek. Adapun tujuannya untuk menciptakan budaya aman di ruang publik.

“Di ruang publik, mitra driver Gojek bisa terlibat aktif menghadirkan keamanan. Tak hanya untuk dirinya sendiri dan pelanggan, namun juga masyarakat secara umum. Hal ini turut berkontribusi pada rasa aman pengguna,” kata Raditya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (1/12).

Untuk itu, Gojek pun berinisiatif menghadirkan ruang publik yang aman. Melalui teknologi dan fiturnya Gojek SHIELD, Gojek memastikan keamanan para penggunanya.

“Menjawab tantangan saat pandemi ini di mana pelatihan tatap muka tak dimungkinkan, maka kami berinovasi melalui teknologi. Berbagai materi pelatihan untuk mitra driver, termasuk di antaranya materi anti-kekerasan seksual, kini bisa diakses langsung secara online oleh seluruh mitra driver Gojek melalui aplikasi, kapan pun dan di mana pun,” jelas Raditya.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa Gojek mengaktifkan Zona Aman Bersama Gojek yang merupakan ruang ramah perempuan, dengan memanfaatkan titik jemput Gojek yang ada di berbagai lokasi di Indonesia.

Adapun karena inisiatif ini, Gojek memenangkan penghargaan sebagai pemenang nasional pertama di kategori Community and Industry Engagement di UN Women Asia-Pacific 2020 Women’s Empowerment Principles Awards.

Upaya Gojek untuk mengedukasi soal pencegahan kekerasan seksual kepada mitranya diapresiasi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga.

Menurut Bintang, adanya modul pelatihan online yang bisa diakses seluruh mitra pengemudi itu menunjukkan keseriusan Gojek dalam menciptakan budaya dan ruang publik yang aman.

“Sejak awal penandatanganan Nota Kesepahaman antara Gojek dan KPPPA di tahun 2019, kami mengapresiasi pendekatan Gojek yang lengkap dalam meningkatkan keamanan bagi perempuan, seperti menyediakan Zona Aman Bersama Gojek untuk perempuan menunggu serta menjadi partner kami dalam mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual di ruang publik,” tuturnya.

“Kami berharap langkah yang telah dijalankan Gojek untuk terus berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, dapat menginspirasi pelaku usaha lainnya,” sambung dia.

Bintang Puspayoga berpesan, khususnya untuk para driver, untuk mempelajari dan menghindari berbagai bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual.

“Jangan takut melapor karena kita memiliki hak yang dilindungi oleh negara, mari kita bersama-sama melawan segala bentuk kekerasan dan dukung agar ekosistem Gojek terus menjadi lingkungan yang ramah untuk semua khususnya perempuan dan anak,” ujarnya.

Untuk diketahui, sejak diluncurkan pada September 2019, setiap harinya mitra yang mengakses fitur Tips Pintar lewat aplikasi mencapai 40.000 orang.

Tak hanya berisi pelatihan antikekerasan, Tips Pintar juga berisi ragam materi pengembangan diri yang bermanfaat untuk menunjang kualitas layanan, dengan tema yang disesuaikan dengan kebutuhan dan aspirasi mitra driver. Misalnya modul pelatihan aman berkendara ataupun modul pelatihan agar mitra dapat memberikan layanan prima/service excellence kepada pelanggan.

Selain itu, Tips Pintar juga menyertakan informasi soal langkah-langkah yang perlu mitra driver lakukan untuk menjalankan Protokol J3K (Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan dan Jaga Keamanan), agar pelanggan dan mitra driver tetap nyaman saat menggunakan layanan Gojek.

(LH)