Ada Peluang Saat Pandemi, Line Berinovasi Untuk Pengguna

Addiction.id-Jakarta. Penggunaan teknologi digital di seluruh dunia saat ini kian marak akibat mewabahnya Covid-19. Pasalnya, banyak orang yang akhirnya mengalihkan kegiatannya ke daring. Hal ini ditujukan guna menekan angka penyebaran wabah.

Di masa sulit ini, kehadiran teknologi sungguh diandalkan untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Misalnya, aplikasi perpesanan, yang memungkinkan seseorang tetap berinteraksi dengan lawan bicaranya, entah untuk sekadar urusan pribadi atau bisnis.

Adapun salah satu aplikasi perpesanan yang digunakan di masa sulit ini ialah Line. Diketahui, aplikasi ini telah menelurkan sejumlah inovasi agar penggunannya semakin mudah berkomunikasi.

Menurut CTO Line Euivin Park, Line melihat peningkatan penggunaan fitur video call sebanyak 235% pada Mei 2020, dibandingkan periode Februari 2020.

“Untuk memenuhi kebutuhan baru seperti ini, Line sudah melakukan berbagai upaya dan meluncurkan fitur dan layanan baru dengan cepat untuk mendukung kebutuhan komunikasi pengguna,” jelas Park, saat konferensi Line Developers Day 2020 yang digelar virtual, Rabu (25/11).

Selain itu, aplikasi besutan Naver ini juga merilis dua fitur baru yakni Watch Together dan Line Meeting–yang masing-masing berfungsi untuk menonton video bersama-sama di platform dan melakukan video call dengan 500 orang.

Lalu, khusus di Taiwan dan Jepang, Line bisa digunakan untuk pemeriksaan kesehatan menggunakan chatbot.

Kabarnya, Line dalam waktu dekat ini akan merilis layanan perbankan di Indonesia, Taiwan dan Jepang. Untuk diketahui, pada bulan lalu, pihak Line telah merilis layanan Line BK di Thailand. Layanan ini memungkinkan nasabah mengirimkan uang, membuka rekening hingga mengajukan pinjaman.

Rencananya, Line akan meluncurkan layanan kesehatan bernama Line Doctor. Layanan ini memudahkan penggunanya untuk berkonsultasi dengan dokter secara online. Namun, belum diketahui apakah fitur ini juga akan hadir di Indonesia.

“Menggunakan video call Line, Anda bisa melakukan check-up atau pemeriksaan oleh dokter, mencari klinik, melakukan reservasi, dan membayarnya semua secara online,” pungkas Park.

(LH)