Layanan Jastip Belanjaboss Digandrungi Selama Pandemi

Addiction.id-Jakarta. Pembatasan dan jarak fisik selama pandemi Covid-19 membuat masyarakat mau tak mau menghindari aktivitas yang meningkatkan risiko penularan virus corona SARS-CoV-2, seperti bepergian jauh. Mereka yang biasanya pergi ke luar kota atau luar negeri untuk membeli sesuatu, misalnya, kini harus mengurungkan niat untuk pergi.

Namun, jangan khawatir. Sebab kini telah hadir layanan jasa titip atau jastip, Belanjaboss.com. Layanan ini hadir sejak Juni lalu dan didirikan oleh Ikhsan Al Fahmi.

Pria yang kerap ke luar negeri karena pekerjaannya dan menggemari gadget ini sering dititipkan temannya untuk membeli ponsel atau perangkat elektronik lain. Berangkat dari sini, Ikhsan melihat prospek bisnis jastip. Terlebih lagi saat ini penyedia layanan sejenis yang berbentuk badan usaha masih sedikit.

“Akhirnya lahirlah Belanjaboss yang mengkhususkan pada jastip ponsel dan perangkat elektronik. Kami berharap menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin gadget yang tidak atau belum dirilis di Indonesia,” kata Ikhsan, dikutip dari detik.com, Selasa (20/10).

Di masa pandemi ini, Belanjaboss berkembang dengan cepat. Permintaan gadget makin melonjak. Ikhsan mencontohkan, saat jastip iPhone 12 dibuka, hampir 300-500 permintaan masuk ke email dan WhatsApp.

“Selama pandemi ini orang-orang punya keterbatasan melakukan perjalanan ke luar negeri. Jadi tidak dimungkinkan membeli langsung iPhone di luar,” kata Ikhsan.

Menurut keterangannya, tak hanya pengguna gadget yang menjadi pelanggananya. Sejumlah korporasi, penjual online dan pedagang ponsel turut memesan darinya.

Lebih lanjut, Ikhsan memastikan produk yang dipesan dari layanan Belanjaboss akan dikirimkan ke Tanah Air melalui ekspedisi. Adapun ekspedisi yang dipilih tak sembarang. Ia mengaku menggunakan DHL, karena piawai dalam urusan pengiriman antara negara dan cepat sampai.

Meski begitu, Ikhsan tidak pernah memastikan kapan produk bisa sampai ke tangan konsumen sejak dipesan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi cepat lambatnya pengiriman barang.

“Mulai ketersediaan penerbangan hingga lamanya proses kepabeanan. Kami baru berani kasih estimasi setelah barang dari merchant ke gudang kami di luar negeri. Bisanya kalau sudah dari gudang ke Jakarta biasanya bisa cepat dan kami selalu memberikan update kepada pemesan,” papar dia.

Sejauh ini, hanya empat negara yang dipilih untuk berbelanja gadget, yakni Singapura, Malaysia, Hong Kong dan Amerika Serikat. Pasalnya, Ikhsan mengaku sudah paham betul kondisi pasar di sana.

“Kami tahu betul struktur market di sana seperti apa, misalnya beli yang bagus, murah dan cepat di mana. Selain itu kami sudah punya partner yang reliable di sana,” kata dia.

Konsumen kemungkinan terkejut bila melihat estimasi harga pemesanan gadget di Belanjaboss karena selih harganya lumayan jauh. Tak ayal demikian, sebab konsumen kerap lupa bahwa ada komponen tambahan yang membuat harga pemesanan jadi jauh lebih tinggi dari pembelian.

“Kalau beli di AS misalnya, harga yang tertera di situs Apple belum termasuk pajak yang besarnya berbeda di masing-masing negara bagian. Belum lagi kalau transaksi menggunakan kartu kredit, kurs Google, dan bank berbeda jauh. Ditambah lagi fee jastip yang ditambahkan di dalamnya,” jelas Ikhsan.

Kendati lebih mahal, pemesan akan diberi service premium. Konsumen dijanjikan tidak usah memusingkan soal aturan IMEI, sebab pajak diurus pihak Belanjaboss. Bahkan Belanjaboss siap membantu jika gadget yang diterima tak mendapat sinyal.

Selain itu, jika ponsel yang masih memiliki garansi bermasalah dan perlu diservis di tempat resmi, pihaknya akan membantu mengurus jika konsumen tak bisa. Bahkan, rencananya, mereka akan memberi ponsel pengganti sementara selama ponsel diperbaiki.

“Kami tengah menyiapkan perangkat cadangan. Misalnya masuk bengkel butuh waktu beberapa hari, maka kami akan pinjamkan device sampai perbaikan rampung,” kata Ikhsan.

(LH)