Facebook Perketat Aturan Iklan Instagram

Addiction.id-Jakarta. Facebook memperketat aturan baru menyoal iklan di Instagram per Jumat (16/10). Kini iklan terselubung tak bisa sembarangan ditautkan di Instagram.

Berdesarkan keterangan regulator Inggris, orang akan sulit beriklan jika tidak menyertakan label iklan di unggahannya. Instagram pun akan menandai pemilik akun yang melanggar ketentuan ini. Ketentuan ini berlaku secara global.

CEO UK Competition and Markets Authority (CMA) Andrea Coscelli mengatakan bahwa Instagram telah lama menghindar dari tanggung jawab atas iklan tersembunyi.

“Perubahan ini berarti tidak akan ada alasan bagi bisnis untuk mengabaikan bagaimana mereka diiklankan, membuat hidup jauh lebih sulit bagi mereka yang tidak jujur dengan para follower,” ujar dia, dikutip dari CNN, Sabtu (17/10).

Influencer biasanya mendapat bayaran dari perusahaan yang produknya diendorse mereka. Artinya, ada alokasi dana untuk mereka yang mengiklankan produk perusahaan guna menjangkau konsumenn yang tak lagi mengakses koran dan televisi.

CMA mengaku telah menyelidiki influencer yang mengunggah konten bisnis tanpa mencantumkan bahwa unggahan tersebut adalah iklan. Berangkat dari Undang-Undang perlindungan konsumen, CMA menegaskan bahwa unggahan harus diberi label ‘iklan’ agar konsumen tidak disesatkan.

Lebih lanjut, Instagram akan menghadirkan fitur ‘paid partnership’ yang bisa dibubuhi pada unggahan. Nantinya algoritma akan mengecek unggahan iklan tanpa label dan melaporkannya pada bisnis yang dipromosikan.

Kemudian Instagram pun akan membuat fitur bagi pebisnis untuk melacak produk yang dipromosikan. Pelaku bisnis bisa meminta influencer untuk menurunkan unggahan jika diperlukan.

Juru bicara Facebook kepada CMA mengaku senang dengan dorongan untuk transparan pada pelaku bisnis maupun konsumen. Perusahaan mengatakan melihat adanya upaya berkelanjutan untuk memberi orang tahu kapan mereka dibayar dari mengunggah konten.

(LH)