Hal-Hal Baru di Citra Pariwara 2020

Addiction.id-Jakarta. Festival penghargaan kreatif periklanan Citra Pariwara tetap digelar pada tahun ini dan akan dilakukan secara daring. Citra Pariwara ke-33 ini mengusung judul “Creativity Prevails”.

Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) DKI Jaya sebagai penyelenggara gelaran festival kreatif tahunan ini merasa bahwa Citra Pariwara patut tetap diadakan tahun ini, karena menjadi satu-satunya subsektor industri kreatif yang gelaran tahunannya tak pernah absen sejak 33 tahun yang lalu, ketika pertama kali diadakan.

“Kita pernah merasakan Citra Pariwara disiarkan secara TV pool nasional, kita juga pernah merasakan Citra Pariwara yang cuma digelar di sebuah kafe kecil di bilangan Kemang, kali ini untuk pertama kalinya Citra Pariwara akan digelar secara online,” ungkap Ketua P3I DKI Jaya Elwin Mok.

Ketua Pelaksana Citra Pariwara Reza Fitriano memaparkan sejumlah poin yang baru dan berbeda dari pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Mula-mula ia menandaskan bahwa sejatinya pandemi Covid-19 saat ini berdampak terhadap seluruh industri.

Poin berbeda yang pertama, lanjut Reza, yakni soal alasan pengusungan tema tersebut.

“Creativity prevails itu adalah sebuah refleksi yang kita rasa dan diharapkan bisa menginspirasi orang supaya tetap berpikir gak cuma bertahan hidup, tetapi melanjutkan hidup secara kreatif. Ini yang harus menjadi spirit dari industri kita juga. Nah, itu alasan kenapa kita pilih tema itu di tahun ini,” jelasnya saat Sosialisasi Citra Pariwara ke-33 secara daring Rabu (30/09).

Selanjutnya, perihal format acara Citra Pariwara, ia menjelaskan, akan disesuaikan dengan kondisi saat ini sehingga semuanya akan dialihkan menjadi online.

“Jadi, dari master class, seminar, bahkan sampai awarding night semuanya juga online. Dan yang terpenting lagi, karena sistem penjurian juga online, kita bisa reach juri-juri dari benua yang belum bisa kita reach sebelumnya. Ini bisa menambah kredibilitas dari Citra Pariwara itu sendiri,” terang Reza.

Kemudian Reza mengatakan bahwa pihak kepanitiaan akan memberi keringanan untuk seluruh peserta, dari segi pendaftaran dan pembiayaan.

“Untuk pendaftaran kita kasih potongan sampai 70%. Bahkan untuk nanti awarding night, rencananya kita akan memberi live pass secara free. Nanti akan ada link untuk peserta nonton awarding night langsung,” paparnya.

Terakhir, menyoal penjurian dan kategori. Reza mengatakan bahwa pada tahun ini tidak ada BG dan Daun Muda Award. Kemudian Young Film Director ditunda hingga tahun depan. “Tapi ada yang baru, yaitu print craft,” tutupnya.

(LH)