Dorong Transformasi Digital di Bidang Pendidikan Lewat EdVision

Addiction.id-Jakarta. Pola perilaku masyarakat berubah seiring hadirnya pandemi Covid-19. Tak terkecuali di bidang pendidikan. Para tenaga pengajar dan peserta belajar mau tak mau melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan memanfaatkan teknologi digital. Hal ini guna menekan angka kasus positif Covid-19.

Menimbang kondisi tersebut, Lenovo dan Microsoft berkolaborasi untuk membuat program EdVision guna mendorong tranformasi digital di bidang pendidikan.

Melalui EdVision, kedua perusahaan teknologi ini menawarkan rangkaian solusi, dirancang untuk kenyamanan penggunaan, kemudahan pemahaman, fleksibilitas, dan kolaborasi. Dengan demikian, masing-masing sekolah berkesempatan mempersonalisasi skala besar agar sesuai dengan kebutuhan.

“Microsoft dan Lenovo bermitra untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang dipersonalisasi melalui teknologi yang mudah dikelola, serta diciptakan untuk ruang kelas dan pendidikan masa sekarang dan mendatang,” ungkap Education Lead Microsoft Indonesia Benny Kusuma, saat di peluncuran EdVision, Kamis (24/09).

EdVision menawarkan beragam solusi bagi institusi yang bergabung, serta memungkinkan memberdayakan generasi baru tenaga pengajar dan siswa melalui teknologi dan keterampilan digital.

Dengan program tersebut, institusi pendidikan di Indonesia bisa mengakses secara gratis ke platform pembelajaran online yang dapat mendukung transformasi pendidikan, serta akses komplementer ke solusi pendidikan terbaru.

Institusi yang bergabung dengan program ini pun bisa mengikuti pelatihan atau seminar daring tentang penggunaan produk TI penunjang proses pembelajaran. Tak hanya itu, mereka berkesempatan menghadiri Lenovo EdVision Summit.

General Manager Lenovo Indonesia Budi Janto mengatakan bahwa pelatihan seperti itu dinilai penting. Berangkat dari laporan World Economic Forum, 54% karyawan di dunia membutuhkan pelatihan kemampuan baru dan peningkatan kemampuan untuk tiga tahun ke depan.

“Pendidikan teknologi sangat penting untuk mempersiapkan karir siswa serta ekonomi Indonesia di masa depan. Saat ini, siswa di sekolah akan memasuki dunia karir yang belum terbayangkan—artinya struktur dasar pendidikan juga akan berubah,” ujar dia.

LH