Penjualan di Facebook Meningkat di Masa Pandemi

Addiction.id-Jakarta. Selama pandemi Covid-19, kebanyakan konsumen menghabiskan waktunya di area digital. Kondisi ini menjadi peluang para pengusaha untuk menggaet mereka dengan memanfaat platform digital, yang kerap digandrungi para konsumen.

Salah satu buktinya ditunjukkan oleh hasil survei Facebook. Perusahaan ini melihat lebih jauh bagaimana para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memanfaatkan platformnya  selama pandemi ini.

Facebook pun melihat bagaimana para pelaku UMKM beradaptasi dan melakukan perubahan selama krisis di masa pandemi. 

Khusus di Indonesia, Facebook mendapati  56% pelaku UMKM di Facebook menjual 25% lebih produknya di platform digital.

Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari mengakui bahwa UMKM merupakan inti dari komunitas di Facebook dan penggerak roda perekonomian global.

Namun, para pelaku UMKM di masa pandemi ini turut  terdampak krisis ekonomi. “Skala tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM saat ini begitu besar. Setelah melakukan survei kepada lebih dari 30.000 pemilik bisnis UMKM di lebih dari 50 negara, kami menemukan bahwa mereka begitu terpukul dan sangat membutuhkan bantuan,” lanjut  Ruben saat di konferensi pers daring, Kamis (23/07).

Kegiatan jual-beli di platform Facebook bukanlah hal baru. Kegiatan ini yang digerakkan komunitas di Facebook, yang telah 15 tahun hadir, sejatinya muncul secara alami.

“Komunitas yang berada di atas platform kami terhubung sangat erat dengan aktivitas jual-beli dan mereka ingin aktivitas ini terus digerakkan oleh hubungan dan interaksi yang terjadi di atas platform ini,” lanjut Ruben.

Lebih lanjut, Ruben mengatakan, selaku pemilik platform, Facebook bertugas meningkatkan kegiatan tersebut dengan mempermudah dan memberi rasa aman selama prosesnya, bagi seluruh pihak yang terlibat.

(LH)