Beri Otonomi Kepada Karyawan Saat New Normal, Fujitsu Bolehkan WFH

Addiction.id-Jakarta. Perusahaan teknologi asal Jepang, Fujitsu, berasaptasi di masa new normal dengan membagi dua ruang kantor pusatnya.

Fujitsu merancang program ‘Work Life Shift’ yang membuat 80.000 karyawannya bekerja dengan fleksibel, dan memungkin mereka bekerja dari rumah, dikutip dari BBC (06/07).

“Kami akan memperkenalkan cara bekerja yang baru, yang menjanjikan pengalaman bekerja yang lebih efektif, produktif, dan kreatif bagi karyawan. Sehingga, bisa memotivasi serta mendorong inovasi, dan memberikan nilai baru bagi pelanggan dan masyarakat,” tutur Fujitsu.

Dengan demikian, para paryawan akan bekerja dari jarak jauh. Mereka bisa fleksibel dalam bekerja, di mana intinya mereka bekerja sesuai dengan tanggung jawab pekerjaan dan peran bisnis masing-masing. Program ini juga memungkinkan staf memilih tempat untuk bekerja, entah dari rumah, kantor pusat, atau kantor cabang.

Fujitsu meyakini, peningkatan otonomi yang bagi para pekerjanya akan membantu meningkatkan kinerja tim dan meningkatkan produktivitas.

Sree Sreenivasan, profesor tamu inovasi digital dari Stony Brook University School of Journalism mengatakan, langkah yang dilakukan Fujitsu dan perusahaan lainnya dalam menerapkan kerja fleksibel menunjukkan adanya dampak jangka panjang terhadap cara perusahaan bekerja, akibat pandemi.

“Ini adalah pertanda lain bahwa semua yang kita ketahui tentang dunia perkantoran dan masa depan pekerjaan sedang diuji. Ribuan pengusaha dan jutaan karyawan sedang mempelajari pro dan kontra dari new normal,” ungkap dia.

“Jika mereka dapat menggabungkan yang terbaik dari hal-hal pro (berkurangnya komuter, meningkatkan produktivitas, lebih sedikit biaya, dan lain-lain), sambil meminimalkan kontra (kurangnya bonding secara langsung, kerja over time, dan lain-lain), jutaan orang akan berterima kasih. Sementara, ribuan lainnya mungkin frustrasi karena lebih suka cara lama,” lanjutnya.

Sekadar informasi, bukan hanya Fujitsu yang menerapkan WFH dan jam kerja fleksibel secara permanen bagi pekerjanya. Sebelumnya, ada Twitter yang membolehkan karyawan WFH selamanya. Juga, Facebook dan Google masih WFH hingga waktu yang belum ditentukan.

(LH)