Proyeksi Penghasilan Iklan di Dunia dan AS pada 2020-2021

Addiction.id-Jakarta. Magna Global telah merilis perkiraan pendapatan iklan di tahun 2020 dan 2021, yakni masa pandemi Covid-19.

Diketahui, Magna Global merupakan unit IPG Mediabrands, yaitu grup agensi berskala dunia yang berfokus pada pemasaran dinamis. Agensi ini kerap memperkirakan pendapatan iklan di seluruh dunia.

Magna memperkirakan bahwa total pengeluaran iklan di seluruh dunia di akhir 2020 akan turun 7%, dikutip dari Forbes (15/6).

Sementara di Amerika Serikat (AS), jika tidak memasang iklan kampanye politik presiden dan sejenisnya, maka Magna memperkirakan pendapatan iklan AS akan turun 6% untuk 2020.

Analis lain umumnya setuju dengan perkiraan Magna. Misalnya Raghu Kodige, Co-Founder dan Chief Product Officer Alphonso, sebuah perusahaan pengukuran dan data TV yang berbasis di Silicon Valley.

“Ini adalah perkiraan yang masuk akal, jika sedikit, mengingat kami Sudah mencatat 25% tahun ini di lingkungan, dengan pengeluaran lebih sedikit dengan tanpa adanya acara  besar, seperti March Madness,” ujar Kodige.

Pengeluaran iklan digital diproyeksikan tetap  konstan dari tahun ke tahun per akhir 2020 di seluruh dunia. Sementara di AS akan sedikit meningkat, dengan diproyeksikan 2%.

“Format yang paling tangguh adalah video digital, serta iklan media sosial,” jelas Magna.

Pengeluaran digital menghasilkan pendapatan di kuartal I yang sangat baik tahun ini. Lalu sudah ada tanda-tanda kuartal ketiga dan keempat bangkit kembali.

Data baru dari Magna menunjukkan dengan jelas bahwa iklan tradisional berada di bawah banyak tekanan, terutama cetak dan TV. Kemudian pengeluaran digital menunjukkan adanya peningkatan di paruh kedua tahun 2020 dan 2021 sepenuhnya.

Perihal hal itu, Jonah Bloom, mantan Pemimpin Redaksi AdAge yang saat ini menjadi CMO Kinship–sebuah perusahaan baru yang didedikasikan untuk meningkatkan persekawanan dan jejaring, turut mengomentari.

“Perubahan jangka panjang yang berkelanjutan, tidak akan berubah tanpa pedulikan kondisi pasar, karena merek terus mengeluarkan pengeluaran untuk pelanggan, teknologi dan konten,” katanya.

Di 2021 mendatang, Magna mengharapkan bahwa pengeluaran iklan di seluruh dunia, dan di AS, akan meningkat berdasarkan pertumbuhan PDB.

Mengutip perkiraan ekonomi makro yang dirilis Federal Reserve Bank of Philadelphia dan Dana Moneter Internasional, Wakil Presiden Eksekutif dan Managing Partner di Magna, Vincent LetangĀ  mengatakan bahwa pertumbuhan PDB di 2021 diperkirakan akan tumbuh di AS dari 3,1% menjadi 4,7%, di masing-masing wilayah.

Menimbang angka itu, Letang memperkirakan bahwa pertumbuhan AS di iklan 2021 sekitar 4%.

(LH)