Marak Iklan Obat Herbal Klaim Sembuhkan Covid-19

Addiction.id-Jakarta. Selama virus corona (SARS-CoV-2) mewabah, iklan obat tradisional dan herbal yang mengklaim mampu sembuhkan Covid-19 banyak berseliweran di internet.  Padahal para peneliti masih mencari tahu obat yang tepat untuk Covid-19.

Obat jenis itu banyak dicari di banyak negara, termasuk Indonesia. Pasalnya, banyak yang percaya bahwa obat-obatan tersebut mampu menyembuhkan Covid-19.

Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  mengakui maraknya penjualan produk jenis obat-obatan tersebut. Namun, tidak setuju dengan klaim jika obat-obatan tersebut bisa mengobati segala jenis penyakit, termasuk Covid-19.

Hal tersebut telah ditegaskan oleh Kepala Badan POM, Penny K Lukito. “Sampai saat ini Badan POM tidak pernah memberikan persetujuan klaim khasiat obat herbal yang dapat mengobati segala jenis penyakit, termasuk infeksi virus Covid-19,” katanya, dikutip dari trubus, Kamis (07/05).

Jika obat memiliki nomor izin edar (NIE) yang diberikan BPOM, artinya produk tersebut telah dievaluasi terkait keamanan, khasiat, dan mutunya.

Khusus obat herbal, klaim khasiat harus dibuktikan secara ilmiah melalui uji praklinis dan uji klinis.

“Apabila  produk herbal terbukti berkhasiat untuk mengobati suatu penyakit, maka klaim khasiat tersebut akan tertera pada label/desain kemasan produk,” imbuh Penny.

Lebih lanjut, Penny mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap klaim khasiat obat herbal, khususnya terkait penyembuhan Covid-19.

“Badan POM mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan tidak mudah percaya iklan atau pernyataan seseorang yang menyatakan bahwa obat herbal ampuh mengobati Covid-19,” tandas Penny.

Ia pun meminta masyarakat agar selalu mengecek NIE serta informasi produk obat herbal. Penny juga menyarankan agar masyarakat mengonsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi obat herbal. (LH)